UMKM Perempuan Naik Omzet 40% Berkat Pendampingan Intensif

UMKM Perempuan Naik Omzet 40% Berkat Pendampingan Intensif

Program Pendampingan PPSW dalam IDEAS Dorong Transformasi Bisnis dan Personal Pelaku UMKM Perempuan

Program pendampingan intensif yang dijalankan Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) melalui program IDEAS (Enhancing Digital Economy for ASEAN Women MSMEs) terus menunjukkan dampak signifikan bagi pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro di Indonesia. Program yang digagas bersama ASEAN dan sejumlah mitra internasional ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas bisnis, tetapi juga transformasi personal peserta agar mampu bertahan dan tumbuh di era ekonomi digital.

Transformasi Personal yang Semakin Nyata

Hasil evaluasi PPSW menunjukkan bahwa peserta mengalami perubahan mendalam dari sisi mentalitas berwirausaha. Banyak perempuan yang sebelumnya menjalankan usaha hanya sebagai pekerjaan sampingan kini mulai memosisikan diri sebagai entrepreneur yang memiliki visi.

Perubahan ini juga didukung oleh temuan tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengamati dampak program IDEAS selama empat bulan pelatihan intensif dan tiga bulan mentoring lanjutan. Mereka menemukan adanya peningkatan signifikan pada aspek:

  • Kepercayaan diri
  • Kemampuan mengambil keputusan
  • Ketekunan mengelola usaha
  • Gaya kepemimpinan dalam memandu bisnis
  • Kesadaran identitas sebagai pengusaha perempuan

Perubahan mentalitas ini dinilai sebagai pondasi penting bagi keberlanjutan usaha, terutama di tengah persaingan pasar digital yang semakin kompetitif.

Peningkatan Kinerja Usaha hingga 40%

Dari sisi bisnis, dampak program juga terlihat jelas. PPSW mencatat bahwa para peserta mengalami kenaikan omzet rata-rata minimal 40% setelah mengikuti pelatihan dan mentoring. Peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, seperti:

  • Kemampuan membuat konten pemasaran digital
  • Pemanfaatan platform e-commerce dan media sosial
  • Pengelolaan keuangan usaha yang lebih rapi
  • Strategi branding produk yang lebih terarah

Beberapa peserta bahkan melaporkan penambahan pelanggan baru dari luar daerah setelah produk mereka mulai dipasarkan di marketplace nasional.

Capaian Teknis yang Mengesankan

Dalam audiensi bersama Kementerian Koperasi dan UKM di Gedung SMESCO Jakarta, PPSW memaparkan bahwa dari 300 perempuan pelaku usaha mikro yang mengikuti program:

  • 98% dinyatakan lulus
  • 100% telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sebuah lompatan penting menuju legalitas formal
  • 99% sudah memiliki akun bisnis di marketplace atau media sosial
  • 98% mampu membuat konten promosi digital secara mandiri, termasuk foto produk, copywriting, dan video sederhana
  • Lebih dari 70% kini mulai memanfaatkan metode pembayaran digital seperti QRIS

Data ini menunjukkan bahwa program IDEAS bukan hanya pelatihan singkat, melainkan proses pendampingan sistematis yang menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem digital secara menyeluruh.

Mentoring sebagai Kunci Keberhasilan

Menurut Fitriani Sunarto, Sekretaris Eksekutif PPSW, keberhasilan peserta tidak lepas dari model mentoring intensif yang diterapkan.

“Pendekatan mentoring yang kami lakukan tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan digital, tetapi juga menguatkan mentalitas kewirausahaan. Mereka semakin percaya diri, lebih mandiri dalam mengambil keputusan, dan mulai memimpin usahanya dengan visi yang lebih jelas,” ujar Fitriani.

Metode mentoring yang digunakan PPSW meliputi pendampingan kelompok kecil, klinik bisnis individu, serta simulasi penggunaan teknologi digital. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan peserta benar-benar memahami cara mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks usaha mereka masing-masing.

Sejalan dengan Prioritas Nasional dan ASEAN

Program IDEAS juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam perekonomian digital, sejalan dengan agenda ASEAN Comprehensive Recovery Framework dan prioritas Indonesia dalam meningkatkan literasi digital UMKM. Kemenkop UKM menyebutkan bahwa 64% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, sehingga peningkatan kapasitas mereka memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, berdasarkan data Kementerian Kominfo 2024, baru sekitar 30% UMKM perempuan yang memanfaatkan platform digital. Program seperti IDEAS menjadi jembatan penting untuk memperkecil kesenjangan tersebut.

Menuju Skala yang Lebih Luas

Melihat hasil positif program ini, PPSW sedang menjajaki pengembangan program ke lebih banyak daerah, terutama kawasan dengan akses digital rendah. Upaya ini juga melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga donor, serta komunitas bisnis untuk memperluas dampak ke lebih banyak perempuan pelaku UMKM.