Harga Dogecoin Bertahan di US$0,081, Pergerakan Whale Jadi Penentu Arah Berikutnya

Harga Dogecoin Bertahan di US$0,081, Pergerakan Whale Jadi Penentu Arah Berikutnya

Dogecoin Bertahan di Dekat Level Kritis, Pergerakan Whale dan Support US$0,081 Jadi Sorotan

Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di kisaran US$0,0865 pada 9 Juni setelah pulih dari level terendah sekitar US$0,0845, berdasarkan data crypto.news.

Memecoin terbesar ini naik sekitar 0,6% dalam 24 jam terakhir. Namun, DOGE masih mencatat penurunan hampir 14% dalam sepekan dan lebih dari 20% dalam satu bulan terakhir.

Meski sempat rebound, struktur tren yang lebih luas masih menunjukkan sentimen bearish. Dogecoin saat ini berada di dekat area support utama, sementara indikator momentum, volume, dan distribusi menunjukkan bahwa pembeli belum sepenuhnya menguasai pasar.

Kapitalisasi pasar Dogecoin berada di sekitar US$13,38 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar ke-11 berdasarkan nilai pasar. Dalam satu tahun terakhir, DOGE masih turun lebih dari 53%, dan melemah sekitar 43% dalam 200 hari terakhir.

Jumlah pasokan yang beredar tercatat sekitar 154,58 miliar DOGE, sementara total pasokan mendekati 170,29 miliar token.

Harga Dogecoin Menguji Zona Permintaan Penting di US$0,081

Analis kripto Ali Martinez menyebut Dogecoin sedang berada pada “titik infleksi struktural yang kritis.” Menurutnya, level US$0,081 merupakan batas tengah bawah dari pola saluran paralel (parallel channel) yang telah membimbing pergerakan harga sejak 2021.

Data on-chain turut memperkuat pentingnya area tersebut. Berdasarkan indikator UTXO Realized Price Distribution, lebih dari 30 miliar DOGE terakhir berpindah tangan di sekitar harga US$0,081. Artinya, banyak investor memiliki harga rata-rata pembelian di level yang sama.

Konsentrasi kepemilikan ini berpotensi menciptakan support karena investor cenderung mempertahankan posisi mereka di dekat harga masuk. Namun, jika DOGE ditutup di bawah area tersebut, tekanan jual dapat meningkat karena banyak posisi akan masuk ke zona rugi yang lebih dalam.

Di sisi atas, resistensi terdekat berada di sekitar puncak harian US$0,0874. Untuk memicu pemulihan yang lebih kuat, DOGE perlu menembus level US$0,09 sebelum berpotensi menguji target berikutnya di US$0,1019 dan US$0,1156.

RSI Menunjukkan Kondisi Jenuh Jual, Tetapi Tren Masih Lemah

Indikator Relative Strength Index (RSI) Dogecoin berada di level 31,03, sedikit di bawah garis sinyalnya di 32,88. Angka ini berada tepat di atas batas oversold yang umumnya berada di level 30, menunjukkan tekanan jual masih aktif meski mulai melemah.

Jika RSI mampu bergerak kembali di atas garis sinyalnya, peluang rebound jangka pendek dapat meningkat. Namun, indikator ini saja belum cukup untuk mengonfirmasi bahwa harga telah mencapai titik terendah. DOGE juga harus mampu mempertahankan level US$0,081 dan membentuk pola higher low agar struktur pasar mulai membaik.

Sementara itu, indikator Accumulation/Distribution berada di sekitar 200,01 miliar dan masih menunjukkan tren menurun. Kondisi ini mengindikasikan bahwa distribusi atau aksi jual masih lebih dominan dibanding akumulasi.

Hal tersebut menciptakan sinyal yang bercampur. RSI membuka peluang terjadinya relief rally, tetapi lemahnya akumulasi menunjukkan permintaan pasar masih belum cukup kuat untuk mendukung perubahan tren yang lebih besar.

Akumulasi Whale Belum Diikuti Aktivitas Derivatif yang Kuat

Martinez mengungkapkan bahwa investor besar atau whale telah mengakumulasi lebih dari 200 juta DOGE dalam sepekan terakhir. Aktivitas ini menunjukkan bahwa sebagian whale memanfaatkan penurunan harga untuk menambah eksposur di sekitar area support US$0,081.

Meski demikian, aksi beli tersebut belum berhasil menghasilkan breakout yang meyakinkan. Volume perdagangan Dogecoin dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar US$661 juta, sementara pasar kripto secara umum masih berhati-hati setelah Bitcoin sempat turun mendekati US$60.000.

Data CoinGlass menunjukkan volume perdagangan derivatif DOGE turun 16,53% menjadi sekitar US$1,35 miliar. Open interest juga turun 0,83% menjadi sekitar US$1,03 miliar. Penurunan aktivitas ini menunjukkan trader lebih memilih mengurangi risiko dibanding membangun posisi baru yang agresif.

Volume opsi juga mengalami penurunan, meski open interest opsi sedikit meningkat. Secara keseluruhan, data tersebut belum menunjukkan keyakinan pasar yang kuat terhadap pemulihan harga dalam waktu dekat.

Penurunan ke US$0,067 hingga US$0,058 Masih Menjadi Risiko

Menurut Martinez, terdapat dua skenario utama yang dapat terjadi. Dalam skenario bullish, level US$0,081 mampu menyerap tekanan jual sehingga DOGE dapat kembali menembus US$0,09. Jika pemulihan berlanjut, target berikutnya berada di US$0,1019 dan US$0,1156.

Namun, dalam skenario bearish, penutupan mingguan di bawah US$0,081 dapat memicu pelemahan lebih lanjut. Analisis sebelumnya dari crypto.news menyebut area US$0,067 sebagai target penurunan berikutnya berdasarkan pola head and shoulders pada grafik mingguan.

Martinez juga menyoroti level US$0,058 sebagai support utama berikutnya yang berada di batas bawah saluran paralel jangka panjang. Jika harga turun dari US$0,0865 ke level tersebut, DOGE berpotensi terkoreksi sekitar 33%.

Meski Martinez mengaitkan sentimen pasar dengan rencana penawaran saham perdana (IPO) SpaceX, ia menegaskan bahwa faktor tersebut tidak memberikan konfirmasi teknikal bagi Dogecoin dan tidak menjamin munculnya permintaan baru.

Saat ini, Dogecoin perlu mempertahankan support US$0,081 dan kembali menembus US$0,09 untuk mengurangi risiko penurunan lebih lanjut. Sebaliknya, jika harga ditutup mingguan di bawah US$0,081, target US$0,067 hingga US$0,058 berpotensi kembali menjadi perhatian pasar.