Bitcoin Melesat ke US$66 Ribu Usai Kesepakatan AS-Iran, Strategy Borong BTC US$100 Juta

Bitcoin Melesat ke US$66 Ribu Usai Kesepakatan AS-Iran, Strategy Borong BTC US$100 Juta

Bitcoin Kembali Naik di Atas $66.000 Setelah Sentimen Pasar Membaik

Bitcoin berhasil mengalami rebound pada perdagangan hari Senin, kembali menembus level $66.000 setelah sebelumnya mengalami tekanan jual dalam beberapa minggu terakhir. Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif dari kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, serta aksi beli Bitcoin senilai $100 juta oleh Strategy.

Pada Senin sore, harga Bitcoin naik sekitar 1,8% dan diperdagangkan di level $66.468, setelah sempat menyentuh level terendah tahun ini dalam beberapa waktu terakhir.

Kesepakatan AS-Iran Dorong Sentimen Positif Pasar

Pada hari Minggu, Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kesepakatan baru untuk meredakan ketegangan yang selama ini terjadi. Penandatanganan resmi dijadwalkan pada hari Jumat.

Isi utama kesepakatan tersebut meliputi:

  • Penghentian seluruh tindakan agresif secara langsung
  • Jalur perdagangan minyak penting dunia, Selat Hormuz, akan kembali beroperasi normal dalam 30 hari
  • Pembahasan terkait program nuklir Iran dan aset yang dibekukan akan dimulai

Pasar merespons positif kabar ini. Indeks saham AS menguat, harga minyak turun lebih dari 4%, dan investor mulai mengalihkan dana ke aset yang lebih aman seperti obligasi pemerintah.

Strategy Tambah Kepemilikan Bitcoin

Strategy, perusahaan dengan cadangan Bitcoin korporasi terbesar di dunia, kembali membeli 1.587 BTC pada periode 8-14 Juni.

Detail pembelian:

  • Harga rata-rata beli: $63.024 per BTC
  • Total pembelian: sekitar $100 juta

Pembelian ini didanai dari penjualan 1,73 juta saham perusahaan, yang menghasilkan dana sekitar $209 juta. Saat ini perusahaan masih memiliki cadangan kas sekitar $1,1 miliar.

Menurut pendiri perusahaan, Michael Saylor, total kepemilikan Strategy kini mencapai 846.842 BTC, dengan nilai sekitar $56 miliar.

  • Harga rata-rata akumulasi: $75.656 per BTC
  • Total dana yang telah diinvestasikan: sekitar $64,1 miliar

Dana Keluar dari ETF Bitcoin Masih Berlanjut

Arus dana keluar dari spot Bitcoin ETF mulai melambat minggu lalu, namun tekanan jual dari investor institusi masih berlanjut.

  • Total dana keluar minggu lalu: $315,8 juta
  • Empat minggu sebelumnya: lebih dari $1 miliar keluar setiap minggu

Ini menjadi minggu kelima berturut-turut terjadinya net outflow pada ETF Bitcoin, yang membuat kenaikan harga Bitcoin masih cukup terbatas.

Beberapa analis menilai kondisi ini terjadi karena investor mulai mengalihkan modal ke saham sektor Artificial Intelligence (AI) yang sedang menjadi tren.

Level Harga Bitcoin yang Perlu Diperhatikan

Analis crypto Ali Martinez mengatakan Bitcoin berhasil menembus level resistance penting di $64.360.

Jika momentum bullish terus berlanjut, target kenaikan berikutnya diperkirakan berada di area $67.630.

Sementara itu, analis lain bernama Ardi, yang sebelumnya memiliki pandangan bearish terhadap Bitcoin, memberikan pandangan yang lebih hati-hati.

Menurutnya, kondisi Bitcoin turun di bawah $60.000 lalu berhasil naik kembali jarang terjadi saat market sedang bearish.

Kasus serupa terakhir terjadi pada tahun 2018, ketika Bitcoin sempat rebound sebelum akhirnya kembali turun lebih dalam.

Walaupun Ardi masih memperkirakan kemungkinan penurunan harga lebih lanjut, ia mengakui bahwa recovery Bitcoin ke area $66.500 merupakan perkembangan yang cukup tidak biasa.

Bagaimana Selanjutnya?

Saat ini Bitcoin masih bergerak di bawah beberapa indikator teknikal jangka panjang penting. Banyak pelaku pasar masih menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum menyimpulkan apakah market benar-benar sudah mencapai titik bottom.