Firelight Capai 50 Juta XRP, Permintaan Proteksi DeFi Meningkat

Firelight Capai 50 Juta XRP, Permintaan Proteksi DeFi Meningkat

Firelight Lampaui 50 Juta XRP yang Distaking, Permintaan Proteksi DeFi Meningkat

Firelight, sebuah lapisan proteksi DeFi berbasis blockchain, kini telah melampaui 50 juta XRP yang di-stake di dalam protokolnya. Pencapaian ini terjadi setelah beberapa deposit besar lebih dari 1 juta XRP, serta peningkatan batas deposit menjadi 65 juta FXRP.

Permintaan terhadap vault Firelight sangat tinggi. Batas awal sebesar 25 juta FXRP habis hanya dalam 6 jam. Saat ini, batas baru tersebut sudah lebih dari setengah terisi. Firelight dibangun di atas Flare Network dan menjadi salah satu platform pertama yang menggabungkan staking XRP dengan perlindungan risiko DeFi, yang berfungsi seperti asuransi di dunia crypto.

Pencapaian ini datang tidak lama setelah insiden besar di DeFi, di mana sebuah protokol stablecoin kehilangan $23 juta akibat peretasan private key. Secara total, pada awal 2026, kerugian dari berbagai hack DeFi mencapai lebih dari $137 juta dari 15 insiden. Menurut Firelight, kejadian ini menunjukkan pentingnya sistem perlindungan yang lebih kuat seiring pertumbuhan DeFi.

Firelight dikembangkan oleh Sentora, perusahaan hasil merger IntotheBlock dan Trident Digital. Platform ini memungkinkan pengguna melakukan staking XRP sebagai jaminan untuk menyediakan proteksi bagi protokol DeFi. Protokol tersebut dapat membeli perlindungan terhadap risiko seperti bug smart contract, kegagalan oracle, hingga serangan bridge. Sebagai imbalannya, staker mendapatkan reward berdasarkan permintaan proteksi.

Menurut co-founder Sentora, Jesús Rodríguez, Firelight bukan sekadar alat monitoring atau audit. Ia menyebutnya sebagai sistem yang mampu menentukan harga risiko, menanggung kerugian, dan memberi sinyal protokol mana yang lebih aman.

Cara Kerja Firelight di DeFi

Firelight menggunakan sistem FAssets dari Flare. Pengguna menyetor XRP, mengubahnya menjadi FXRP, lalu melakukan staking untuk mendapatkan stXRP, yaitu token staking likuid yang tetap bisa digunakan di ekosistem Flare sambil tetap menghasilkan reward.

Pada fase pertama (saat ini sudah berjalan), Firelight menyediakan vault yang telah diaudit dan staking tanpa risiko slashing. Pada fase kedua yang direncanakan pada kuartal kedua 2026, Firelight akan meluncurkan mekanisme proteksi penuh yang memungkinkan protokol lintas blockchain membeli perlindungan yang didukung oleh aset staking.

Minat dari investor besar juga mulai terlihat, menandakan institusi mulai serius masuk ke DeFi. Beberapa laporan menyebutkan keterlibatan awal dari bursa besar seperti Kraken dan Coinbase dalam eksplorasi integrasi DeFi.

Sentora sendiri telah mengumpulkan pendanaan sebesar $25 juta dalam putaran Series A dengan dukungan Ripple, Flare, dan New Form Capital. Teknologinya juga sudah digunakan dalam produk Kraken DeFi Earn. Firelight merupakan hasil pengembangan selama empat tahun dalam manajemen risiko DeFi, telah diaudit oleh OpenZeppelin dan Coinspect, serta memiliki program bug bounty aktif melalui Immunefi.