Mudik Lebaran Lebih Tenang, BRI Sediakan Asuransi Mulai Rp50 Ribu

Mudik Lebaran Lebih Tenang, BRI Sediakan Asuransi Mulai Rp50 Ribu

Momentum mudik Lebaran selalu menjadi momen penuh kebersamaan bagi masyarakat Indonesia. Namun, di balik tradisi pulang kampung ini, terdapat berbagai risiko yang perlu diantisipasi, mulai dari kecelakaan perjalanan, kelelahan saat berkendara, hingga potensi gangguan kesehatan akibat padatnya aktivitas. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat setiap tahun, kebutuhan akan perlindungan yang praktis dan terjangkau pun semakin penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Dalam konteks ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat perannya dalam menyediakan layanan keuangan inklusif, termasuk melalui produk asuransi mikro. Melalui jaringan BRILink Agen yang kini telah menjangkau pelosok desa, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai produk perlindungan tanpa harus datang ke kantor cabang bank.

Salah satu produk unggulan yang ditawarkan adalah Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AM-KKM). Produk ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan dasar dengan premi yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp50.000 per tahun. Dengan biaya tersebut, nasabah sudah mendapatkan berbagai manfaat, seperti santunan rawat inap sebesar Rp100.000 per hari hingga maksimal 90 hari per tahun, penggantian biaya operasi hingga Rp2.500.000, santunan cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp5.000.000, serta santunan meninggal dunia sebesar Rp19.500.000 akibat kecelakaan dan Rp2.500.000 jika meninggal karena sakit.

Menariknya, manfaat dari asuransi ini tetap dapat diterima meskipun peserta sudah memiliki perlindungan lain seperti BPJS Kesehatan atau asuransi tambahan lainnya. Hal ini menjadikan AM-KKM sebagai pelengkap perlindungan, khususnya bagi masyarakat yang ingin meningkatkan rasa aman selama perjalanan mudik maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Selain perlindungan kesehatan dan kecelakaan diri, BRI juga menghadirkan solusi bagi pengguna kendaraan roda dua melalui Asuransi Mikro BRINS Motorku. Produk ini menjadi relevan mengingat sepeda motor masih menjadi moda transportasi utama bagi sebagian besar pemudik di Indonesia. Berdasarkan tren tahunan, jutaan masyarakat memilih mudik menggunakan motor karena fleksibilitas dan biaya yang lebih terjangkau, meskipun risikonya relatif lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lainnya.

Asuransi Mikro BRINS Motorku memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko, seperti kehilangan kendaraan akibat pencurian dengan kekerasan, santunan kecelakaan diri bagi pengendara, serta santunan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mengalami kerugian akibat kecelakaan. Masing-masing manfaat tersebut memiliki nilai santunan sebesar Rp2.500.000. Dengan premi yang sama, yakni Rp50.000 per tahun, produk ini berlaku untuk sepeda motor dengan usia maksimal tujuh tahun.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik membuat kebutuhan akan perlindungan semakin relevan. Ia menyampaikan bahwa asuransi mikro hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat luas, khususnya segmen unbanked dan underbanked, yang membutuhkan perlindungan sederhana namun tetap bermanfaat.

Menurutnya, kemudahan akses melalui BRILink Agen menjadi kunci dalam memperluas jangkauan layanan ini. Saat ini, jaringan BRILink telah berkembang pesat dan menjadi salah satu tulang punggung inklusi keuangan di Indonesia, memungkinkan masyarakat di daerah terpencil untuk mendapatkan layanan perbankan sekaligus perlindungan asuransi dengan lebih dekat dan cepat.

Ke depan, tren peningkatan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat terhadap manajemen risiko diperkirakan akan terus tumbuh. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan nasional agar semakin banyak masyarakat yang memiliki akses terhadap produk keuangan formal, termasuk asuransi.

Dengan berbagai kemudahan dan manfaat yang ditawarkan, kehadiran asuransi mikro dari BRI diharapkan dapat menjadi solusi perlindungan yang relevan, terutama di momen penting seperti mudik Lebaran. Dengan perlindungan yang tepat, masyarakat dapat menjalani perjalanan pulang kampung dengan lebih tenang, aman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.