Shiba Inu: Transaksi Shibarium Turun 88%, Apa Penyebabnya?
Blockchain Layer-2 milik Shiba Inu, Shibarium, mengalami penurunan aktivitas yang cukup tajam. Jumlah transaksi turun dari 10.940 menjadi hanya 1.230 dalam 24 jam, atau anjlok sekitar 88%.
Sehari sebelumnya, pada 26 Maret, transaksi di Shibarium sempat melonjak hingga 300% setelah lama berada di bawah 2.000 sejak Februari. Namun, kenaikan ini tidak bertahan lama dan aktivitas kembali turun ke level normalnya.
Sebagian besar transaksi terbaru memiliki label “Value 0 BONE,” yang berarti kemungkinan besar itu adalah interaksi kontrak (smart contract), bukan transfer antar wallet. Hal serupa juga terjadi saat lonjakan sebelumnya, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan komunitas.
Penyebab pasti penurunan ini masih belum diketahui. Namun, kondisi pasar crypto secara umum sedang melemah, membuat banyak trader lebih berhati-hati. Selain itu, Shibarium juga sedang menjalani upgrade infrastruktur yang bisa memengaruhi data yang terlihat.
Saat ini, sekitar 84% blok sudah terindeks di explorer Shibarium setelah dilakukan migrasi server besar. Proses sinkronisasi masih berlangsung, sehingga data yang ditampilkan belum sepenuhnya lengkap.
Meski begitu, jaringan Shibarium tetap berjalan normal. Masalah ini hanya berdampak pada tampilan data di explorer, bukan pada kinerja blockchain itu sendiri.
Di sisi lain, pengembangan proyek terus berlanjut. Fokus saat ini mulai bergeser ke Layer-3, dengan pengembangan Shib Alpha dan ShibClaw. Explorer Layer-3 juga sudah diluncurkan pada 21 Maret untuk tahap uji coba awal.
Pada saat penulisan, harga Shiba Inu (SHIB) naik tipis 0,85% ke $0.000005813. Sementara itu, token gas-nya, Bone ShibaSwap, juga naik 1,22% ke level $0,06.
0 Comments