BRI Bantu 12,9 Juta UMKM Berkembang Lewat Platform Online LinkUMKM

BRI dan Platform Digital LinkUMKM: Komitmen Nyata untuk UMKM Naik Kelas
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) semakin mempertegas posisinya sebagai pendukung utama transformasi UMKM di Indonesia. Platform digital LinkUMKM menjadi jantung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah — menghadirkan pendampingan yang komprehensif mulai dari pemetaan kapasitas usaha, pelatihan, hingga jejaring dan pemasaran digital
Skala dan Capaian Terkini
-
Hingga akhir Juni 2025, lebih dari 9,9 juta UMKM telah menggunakan fitur Self-Assessment Naik Kelas untuk mengenali posisi bisnis mereka—dari tradisional, berkembang, hingga modern
-
Total pengguna LinkUMKM telah mencapai lebih dari 12,9 juta UMKM di seluruh Indonesia, menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak diluncurkan
Fitur-fitur Utama dan Manfaatnya
1. Self-Assessment Naik Kelas
Alat skoring digital yang memungkinkan pelaku UMKM mengidentifikasi kelas bisnis-nya secara objektif. Berdasarkan hasil, mereka diarahkan ke modul pelatihan yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha.
2. UMKM Smart
Memberi rekomendasi pengembangan yang spesifik, seperti branding, inovasi, kepemimpinan, operasional, keuangan, dan pemasaran—disusun menurut hasil assessment individu
3. Coaching Clinic
Ruang konsultasi bisnis eksklusif yang menjembatani pelaku UMKM dengan mentor dan coach profesional untuk strategi pengembangan usaha efektif
4. Etalase Digital
Fitur yang memungkinkan produk UMKM dipasarkan lebih luas melalui etalase digital, terkoneksi dengan kanal promosi dan Rumah BUMN BRI
5. Komunitas dan Media
Jaringan kolaboratif antar pelaku UMKM berdasarkan wilayah atau jenis usaha, serta portal konten yang menampilkan berita, infografis, cerita inspiratif, dan tips praktis bisnis
6. Ribuan Modul Pelatihan
Lebih dari 690 modul pembelajaran berupa soft skill dan hard skill yang dapat diakses secara daring maupun luring, dirancang sesuai kebutuhan pelaku usaha di berbagai tahapan
Dampak dan Testimoni Pelaku UMKM
Kisah Sukses Serela Food
Jelita Puspa Agustin dari “Serela Food” (Jakarta Barat) membagikan bahwa melalui LinkUMKM—khususnya fitur Smart UMKM—ia mampu memperluas pasar, memperbaiki branding, legalitas usaha, kemasan, dan strategi marketing. Ia memanfaatkan modul pelatihan maupun konsultasi dan simulasi kredit yang disediakan platform
Dukungan Rumah BUMN
LinkUMKM terintegrasi dengan 54 titik Rumah BUMN kelolaan BRI di berbagai daerah yang menyediakan pelatihan offline maupun akses pendanaan lokal bagi UMKM binaan
Konteks Lebih Luas: Tren Digitalisasi UMKM di Indonesia
Menurut riset BRI Research Institute bersama UK Embassy (2023), indeks digitalisasi UMKM hanya sebesar 48,7%, padahal penetrasi internet masyarakat mencapai 75% pada waktu tersebut. Ini menunjukkan bahwa akses terhadap internet belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam pemanfaatan digital untuk bisnis UMKM
Namun sejak pandemi, penggunaan ekonomi digital melonjak: nilai industri digital Indonesia meningkat dari USD 41 miliar (2019) menjadi USD 82 miliar pada 2023, diperkirakan mencapai USD 109 miliar pada 2025. Pemerintah menargetkan digitalisasi 30 juta UMKM pada akhir 2024—BRI menjadi salah satu pendukung utama pencapaian tersebut
Pernyataan Resmi BRI
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyatakan:
“LinkUMKM kami kembangkan sebagai solusi digital yang menyeluruh. Tidak hanya memetakan posisi UMKM, tetapi juga mengarahkan langkah pengembangan melalui pelatihan dan pendampingan yang sesuai…”
“Transformasi UMKM bukan proses instan. Dengan pendekatan berbasis data dan teknologi, setiap UMKM memiliki peluang sama untuk naik kelas.”
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menambahkan bahwa LinkUMKM memungkinkan pelaku usaha mengakses layanan pemasaran digital, informasi pembiayaan, pelatihan, hingga jaringan usaha lebih luas
Kesimpulan
-
LinkUMKM telah menjadi platform pemberdayaan UMKM terbesar di Indonesia, dengan hampir 13 juta pengusaha terdaftar dan hampir 10 juta sudah melakukan skor bisnis hingga Juni 2025.
-
Platform ini menawarkan ekosistem terpadu yang menghubungkan assessment, pelatihan, konsultasi, pemasaran, komunitas, dan integrasi BUMN.
-
Ditopang oleh model digitalisasi strategis dan dukungan ribuan modal, LinkUMKM mempercepat proses transformasi UMKM dari tradisional ke modern secara sistematis.
-
Dengan perkembangan ekonomi digital nasional dan upaya pemerintah digitalisasi UMKM, peran LinkUMKM diperkirakan akan semakin vital dalam pencapaian target inklusi digital hingga tahun 2025.
0 Comments