IHSG Dibuka ke Zona Merah Kamis 27 Maret 2025, Simak Prediksinya

IHSG Dibuka ke Zona Merah Kamis 27 Maret 2025, Simak Prediksinya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Dibuka Melemah, Namun Berpotensi Menguat

Jakarta, 27 Maret 2025 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka melemah 9,76 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.462,60. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,95 poin atau 0,40 persen ke posisi 728,19.

Prediksi IHSG Hari Ini: Berpotensi Menguat di Tengah Tekanan Global

Laju IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk menguat dalam perdagangan hari ini, Kamis (27/3/2025). Berdasarkan analisis teknikal, IHSG akan menguji area resistance di kisaran 6.557-6.939.

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (26/3/2025), IHSG mengalami lonjakan sebesar 3,8 persen ke posisi 6.472. Kenaikan ini masih didorong oleh volume pembelian yang tinggi, yang membuat IHSG berhasil bertahan di atas area resistance 6.445 sekaligus melampaui moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa dalam skenario terbaik (skenario merah), posisi IHSG sedang berada di awal wave B dari wave (Y). Hal ini mengindikasikan bahwa indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance di level 6.557-6.938.

“Namun, tetap perlu mewaspadai skenario hitam, di mana penguatan IHSG akan relatif terbatas dan indeks berpotensi terkoreksi kembali ke area 5.879-5.975,” ujar Herditya dalam catatannya.

Lebih lanjut, ia memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 5.967-5.825 dan resistance di level 6.557-6.707.

Faktor-Faktor Penggerak IHSG

Beberapa faktor yang turut mempengaruhi pergerakan IHSG pada hari ini antara lain:

  1. Data Ekonomi Global

    • Pasar saham global cenderung bergerak mixed setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan peningkatan yang moderat, meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat.

    • Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,5 persen, sementara Nasdaq melemah 0,3 persen akibat tekanan pada saham teknologi.

  2. Sentimen Domestik

    • Pemerintah Indonesia baru saja merilis data inflasi bulan Maret yang berada pada angka 2,8 persen secara tahunan, masih dalam target Bank Indonesia di bawah 3 persen.

    • Cadangan devisa Indonesia dilaporkan meningkat, memberikan kestabilan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

  3. Sektor-sektor yang Berpotensi Menguat

    • Sektor perbankan diperkirakan mengalami kenaikan seiring dengan stabilitas suku bunga dan likuiditas yang cukup baik.

    • Sektor energi juga mendapat dorongan setelah harga minyak dunia naik akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Beberapa saham yang direkomendasikan oleh para analis untuk perdagangan hari ini adalah:

  • BBCA (Bank Central Asia) – Target harga: Rp10.000; Potensi kenaikan didukung oleh pertumbuhan laba yang solid.

  • TLKM (Telkom Indonesia) – Target harga: Rp4.800; Kinerja positif berkat ekspansi layanan digital.

  • ADRO (Adaro Energy) – Target harga: Rp3.200; Momentum bullish setelah harga batu bara global meningkat.

Kesimpulan

Meskipun IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan, potensi penguatan masih terbuka lebar mengingat tren positif pada perdagangan sebelumnya dan sejumlah sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri. Investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan pasar, terutama pada level resistance dan support yang telah diidentifikasi, guna mengoptimalkan strategi investasi mereka.