Serangan “Crypto Wrench” Meningkat, Pasangan di Prancis Dirampok Bitcoin Senilai $1 Juta dengan Ancaman Pisau
Sepasang suami istri di wilayah barat Paris disandera dan dipaksa mentransfer sekitar €900.000 (sekitar $980.000) dalam bentuk Bitcoin setelah tiga pelaku yang menyamar sebagai polisi masuk secara paksa ke rumah mereka. Insiden ini diduga merupakan salah satu kasus terbaru dari serangan kripto yang dikenal sebagai “wrench attack.”
Kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi di Le Chesnay-Rocquencourt, wilayah Yvelines. Para pelaku membunyikan bel rumah korban dan mengaku sebagai petugas polisi.
Saat sang istri membuka pintu, para pelaku langsung memaksa masuk ke dalam rumah dan mengancamnya dengan pisau. Mereka kemudian menuntut agar suaminya mentransfer aset kripto ke dompet digital yang mereka kendalikan.
Di bawah ancaman, sang suami akhirnya mentransfer Bitcoin (BTC) senilai sekitar €900.000. Setelah itu, para pelaku mengikat korban pria tersebut, sementara sang istri mengalami luka ringan. Kelompok pelaku kemudian melarikan diri menggunakan mobil van berwarna putih.
Setelah para pelaku pergi, sang istri berhasil melepaskan ikatan suaminya dan meminta bantuan tetangga, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan.
Kantor Kejaksaan Versailles telah membuka penyelidikan atas dugaan perampokan bersenjata terorganisir, penculikan, dan konspirasi kriminal. Kasus ini ditangani oleh unit kepolisian Prancis yang khusus menangani kejahatan perampokan bersenjata. Hingga saat ini, belum ada laporan penangkapan terkait kasus tersebut.
Prancis Mengalami Peningkatan “Wrench Attack” Kripto
Insiden ini menambah daftar kasus “wrench attack”, yaitu metode kejahatan di mana pelaku menggunakan kekerasan fisik atau ancaman untuk memaksa korban menyerahkan aset kripto mereka, alih-alih meretas sistem secara digital.
Prancis disebut menjadi salah satu negara dengan peningkatan kasus seperti ini. Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa negara tersebut telah mengalami puluhan kasus penculikan dan upaya pemerasan terkait kripto, dengan investor serta anggota keluarga mereka semakin sering menjadi target seiring meningkatnya nilai aset digital.
Jumlah kasus wrench attack yang terverifikasi secara global juga meningkat signifikan pada tahun 2025, dengan Prancis menyumbang sebagian besar insiden tersebut.
Beberapa kasus terbaru melibatkan penculikan anggota keluarga pengusaha kripto serta serangkaian perampokan dengan kekerasan yang bertujuan memaksa korban mentransfer dana kripto mereka. Meskipun pihak berwenang telah melakukan beberapa penangkapan dalam penyelidikan sebelumnya, kasus serupa masih terus muncul di berbagai wilayah di negara tersebut.
0 Comments