MLBI Bagikan Dividen Interim Rp 190 per Saham – Ini Jadwal Lengkapnya

MLBI Bagikan Dividen Interim Rp 190 per Saham – Ini Jadwal Lengkapnya

MLBI Umumkan Dividen Interim 2025 Rp 400,33 Miliar, Stabil di Tengah Pemulihan Industri Konsumer

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), produsen minuman terkemuka di Indonesia dan bagian dari Heineken Group, resmi mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp 400,33 miliar. Keputusan ini disetujui oleh dewan direksi dan komisaris pada 12 November 2025, serta telah disampaikan melalui keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Rincian Dividen Interim 2025

Dividen interim tersebut setara dengan Rp 190 per saham, menunjukkan komitmen perseroan dalam mempertahankan imbal hasil yang stabil bagi investor. Pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja keuangan hingga 30 September 2025, antara lain:

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk: Rp 724,19 miliar

  • Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: Rp 1,25 triliun

  • Total ekuitas: Rp 1,29 triliun

Kinerja solid tersebut mencerminkan pemulihan industri minuman dan konsumsi masyarakat setelah kenaikan aktivitas ekonomi sepanjang 2025.


Jadwal Pembagian Dividen Interim 2025

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen MLBI:

  • Cum dividen (pasar regular & negosiasi): 24 November 2025

  • Ex dividen (pasar regular & negosiasi): 25 November 2025

  • Cum dividen (pasar tunai): 26 November 2025

  • Ex dividen (pasar tunai): 27 November 2025

  • Daftar Pemegang Saham (DPS): 26 November 2025 pukul 16.00 WIB

  • Pembayaran dividen: 12 Desember 2025

Investor yang tercatat sebagai pemegang saham pada DPS akan otomatis menerima dividen tunai tersebut.


Pergerakan Saham MLBI dan Sentimen Pasar

Pada penutupan perdagangan 14 November 2025, saham MLBI berada dalam kondisi stagnan di level Rp 5.800 per saham. Harga pembukaan pun berada di posisi yang sama. Adapun rentang pergerakan saham sepanjang hari mencatat:

  • Harga tertinggi: Rp 5.825

  • Harga terendah: Rp 5.800

  • Frekuensi transaksi: 151 kali

  • Volume perdagangan: 7.577 saham

  • Total nilai transaksi: Rp 4,4 miliar

Stagnannya harga saham menunjukkan pasar sudah mengantisipasi pembagian dividen, sementara sebagian investor cenderung wait and see terhadap prospek konsumsi domestik menjelang akhir tahun.


Konteks Industri dan Prospek MLBI

Pembagian dividen interim ini mencerminkan stabilitas keuangan MLBI meskipun industri minuman di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, seperti:

  • Perubahan regulasi terkait produk minuman

  • Ketatnya persaingan dengan produsen lokal dan global

  • Fluktuasi harga bahan baku impor

Namun, beberapa faktor mendukung prospek positif MLBI untuk 2026:

  1. Pemulihan pariwisata dan konsumsi, terutama di wilayah urban dan destinasi wisata utama.

  2. Peningkatan distribusi digital, termasuk kerja sama dengan platform e-commerce dan layanan on-demand.

  3. Strategi diversifikasi produk, termasuk produk low-alcohol dan non-alkohol yang semakin diminati generasi muda.

  4. Efisiensi operasional, didukung otomatisasi dan manajemen rantai pasok yang lebih adaptif.

Analis pasar menilai bahwa dividen interim yang konsisten menunjukkan fundamental MLBI tetap kuat serta manajemen perusahaan tetap fokus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.