Bitquery Temukan $117,7 Miliar Transaksi DEX Solana Diduga Berasal dari Aktivitas Bot
Aktivitas perdagangan di decentralized exchange (DEX) Solana mencapai nilai yang sangat besar dalam 30 hari terakhir. Namun, data Bitquery menunjukkan sebagian volume tersebut diduga berasal dari transaksi berulang yang dilakukan oleh bot atau aktivitas perdagangan sirkular.
Bitquery mencatat sekitar US$117,7 miliar transaksi DEX Solana masuk dalam kategori aktivitas yang dianggap circular atau bot-like. Temuan tersebut berasal dari analisis perusahaan terhadap aktivitas perdagangan di sejumlah pool Solana.
Data ini menunjukkan bahwa volume transaksi DEX secara bruto tidak selalu menggambarkan tingkat permintaan dari trader independen.
Bitquery Analisis US$201,4 Miliar Transaksi Solana
Dalam periode 24 Agustus hingga 22 September, Bitquery menganalisis sekitar US$201,4 miliar transaksi yang dapat dihitung dalam denominasi dolar dari pool Solana yang masuk dalam indeksnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 58,4% dikategorikan sebagai aktivitas circular atau bot-like.
Sekitar US$111,6 miliar atau 95% dari transaksi yang ditandai tersebut melibatkan aktivitas membeli dan menjual token yang sama melalui pool yang sama dalam satu transaksi.
Kondisi ini membuat nilai volume perdagangan terlihat besar, meskipun belum tentu seluruhnya berasal dari permintaan pengguna yang berbeda.
Contoh Transaksi Claude di PumpSwap
Bitquery memberikan salah satu contoh transaksi pada 14 September.
Dalam transaksi tersebut, sebuah wallet membeli token bernama Claude dari pool PumpSwap. Pada saat yang hampir bersamaan, wallet kedua menjual token dalam jumlah yang hampir sama kembali ke pool tersebut.
Bitquery menyebut kedua wallet ikut menandatangani transaksi.
Dua aktivitas perdagangan dalam pool tersebut menghasilkan volume sekitar US$2.000.
Nama token Claude dalam contoh tersebut tidak menunjukkan adanya hubungan dengan perusahaan AI Anthropic.
Puluhan Wallet Memiliki Pola Perdagangan Serupa
Selain transaksi dalam satu transaksi, Bitquery juga menemukan kelompok wallet dengan pola perdagangan yang sangat mirip.
Perusahaan mengidentifikasi kelompok yang terdiri dari 20 wallet dan 50 wallet dengan pola volume serta jumlah token yang serupa.
Secara keseluruhan, kedua kelompok tersebut menyumbang sekitar US$26,3 miliar dari aktivitas yang masuk kategori flagged.
Namun, Bitquery tidak melacak sumber pendanaan wallet-wallet tersebut. Karena itu, data tersebut belum dapat digunakan untuk menentukan siapa sebenarnya pengguna di balik masing-masing alamat.
Volume DEX Solana Tidak Sama dengan Likuiditas
Temuan Bitquery juga menyoroti perbedaan antara volume perdagangan dan likuiditas.
Volume yang tinggi tidak otomatis berarti seorang trader dapat melakukan transaksi dalam jumlah besar tanpa mengalami perubahan harga yang signifikan.
Sebagai contoh, pool Claude/SOL yang ditampilkan dalam salah satu transaksi Bitquery tercatat memiliki cadangan yang sangat kecil dan menunjukkan US$0 likuiditas dalam snapshot GeckoTerminal yang diambil pada 24 September.
Artinya, sebuah pool dapat memiliki riwayat volume transaksi yang besar, tetapi belum tentu memiliki likuiditas yang cukup ketika trader lain ingin melakukan transaksi.
Data Bitquery dan DefiLlama Memiliki Perbedaan
Pada 24 September, dashboard DEX Solana milik DefiLlama menunjukkan volume perdagangan sekitar US$75,9 miliar dalam periode 30 hari.
Sementara itu, periode analisis Bitquery berakhir pada 22 September sehingga angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan data DefiLlama berdasarkan tanggal yang berbeda.
Untuk periode yang sama, Bitquery menyebut sekitar US$83,7 miliar dari transaksi yang dianalisis tidak masuk dalam kategori aktivitas yang mereka tandai.
DefiLlama sendiri mencatat sekitar US$78,8 miliar volume DEX Solana untuk periode 24 Agustus hingga 22 September.
Perbedaan tersebut tidak berarti salah satu data keliru. Bitquery dan DefiLlama menggunakan cakupan serta metode pengukuran yang berbeda.
Mengapa Volume DEX Perlu Dilihat Lebih Dalam?
DefiLlama menggunakan sejumlah kriteria dalam mencatat pool, termasuk token kuotasi tertentu, total value locked (TVL) minimal US$5.000, serta sedikitnya 50 trader unik untuk pool tertentu.
Sementara itu, Bitquery menganalisis transaksi dan perilaku wallet untuk mencari pola yang dianggap tidak mencerminkan aktivitas pengguna independen.
Perbedaan metode tersebut penting karena jumlah alamat yang melakukan transaksi tidak selalu berarti jumlah pengguna sebenarnya.
Beberapa wallet dapat dikendalikan oleh entitas yang sama atau digunakan secara otomatis oleh bot.
Volume Besar Belum Menunjukkan Kemudahan Eksekusi
Bagi trader, ukuran yang lebih penting bukan hanya berapa besar volume transaksi sebuah DEX, tetapi juga berapa banyak transaksi yang dapat dilakukan pada harga yang wajar.
Eksekusi perdagangan sangat bergantung pada pasangan aset, ukuran transaksi, kedalaman pool, serta kondisi pasar ketika transaksi dilakukan.
Dokumentasi Jupiter, misalnya, menjelaskan bahwa proses swap menggunakan harga atau output yang diperkirakan sebelum transaksi dieksekusi. Harga tersebut masih dapat berubah sebelum transaksi benar-benar selesai.
Karena itu, data volume historis saja belum cukup untuk mengetahui seberapa besar transaksi yang dapat dilakukan seorang trader tanpa mengalami price impact yang besar.
Posisi Solana di Pasar DEX Masih Perlu Dilihat dari Likuiditas
Temuan Bitquery tidak secara otomatis menunjukkan bahwa seluruh volume DEX Solana merupakan aktivitas bot. Sebaliknya, data tersebut menunjukkan bahwa sebagian volume yang tercatat perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui sumber aktivitasnya.
Transaksi yang tidak masuk dalam kategori flagged Bitquery juga belum otomatis berarti seluruhnya berasal dari pengguna independen.
Untuk mengukur kualitas likuiditas secara lebih akurat, diperlukan data mengenai cadangan historis pool, ukuran transaksi, rute perdagangan, serta hasil eksekusi aktual.
Dengan demikian, volume DEX Solana sebesar US$117,7 miliar yang ditandai Bitquery sebaiknya dipahami sebagai hasil dari metode penyaringan tertentu, bukan sebagai ukuran langsung mengenai likuiditas yang tersedia bagi trader independen.
Pada akhirnya, daya saing DEX Solana akan lebih tepat dinilai berdasarkan kemampuan trader melakukan transaksi dengan ukuran tertentu dan mendapatkan eksekusi yang efisien, bukan hanya berdasarkan besarnya volume perdagangan yang tercatat.
0 Comments