Cardano Cetak Sinyal Bullish Baru, Analis Soroti Potensi Kenaikan Harga ADA

Cardano Cetak Sinyal Bullish Baru, Analis Soroti Potensi Kenaikan Harga ADA

Analis kripto Ali Martinez mengatakan indikator teknikal utama untuk Cardano (ADA) telah berubah menjadi bullish setelah mengalami penurunan selama berbulan-bulan. Sinyal ini muncul bersamaan dengan data on-chain yang menunjukkan investor besar terus mengakumulasi ADA meski pasar sedang melemah.

Martinez menjelaskan bahwa indikator SuperTrend pada grafik harian Cardano baru saja memberikan sinyal beli. Ia menyoroti bahwa indikator yang sama sebelumnya sempat memberikan sinyal jual pada September 2025, yang kemudian diikuti penurunan harga ADA hingga sekitar 73%.

Menurut Martinez, perubahan sinyal ini bisa menjadi tanda bahwa fase koreksi Cardano mulai berakhir dan potensi pembalikan tren sedang terjadi. Ia memperkirakan ADA dapat naik menuju area resistance US$0,33 terlebih dahulu. Jika momentum beli terus berlanjut, target berikutnya berada di level US$0,42. Namun, ia mengingatkan bahwa skenario bullish bisa batal jika ADA turun di bawah US$0,25.

Di sisi lain, firma analitik blockchain Santiment melaporkan bahwa pemegang besar ADA atau whale terus melakukan akumulasi selama harga turun.

Data Santiment menunjukkan wallet yang menyimpan minimal 1 juta ADA kini menguasai 25,09 miliar token, atau sekitar 67,47% dari total suplai Cardano. Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah untuk kelompok wallet besar dan merupakan persentase suplai terbesar sejak Juli 2020.

Santiment menyebut para investor besar terus menambah kepemilikan ADA secara perlahan sejak Desember 2023, meski kapitalisasi pasar Cardano telah turun tajam dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa para whale masih percaya pada potensi jangka panjang ADA dan memanfaatkan harga murah untuk menambah aset mereka.

Kombinasi antara sinyal teknikal bullish dan akumulasi whale memberikan prospek jangka pendek yang lebih positif bagi Cardano dibandingkan beberapa bulan terakhir selama fase koreksi. Meski begitu, pelaku pasar masih menunggu apakah ADA mampu bertahan di atas support US$0,25 dan melanjutkan kenaikan menuju target US$0,33 hingga US$0,42.