Diskon Tarif Tol 30%, Perjalanan Jakarta–Semarang Jadi Rp327.250
Pemerintah resmi menetapkan kebijakan diskon tarif tol sebesar 30 persen selama periode mudik Lebaran 2026. Insentif ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak menumpuk pada hari-hari tertentu.
Diskon tarif tol tersebut akan berlaku selama empat hari, yakni pada 15–16 Maret 2026 serta 26–27 Maret 2026. Potongan harga ini diterapkan di sejumlah ruas tol utama, terutama di jaringan Tol Trans Jawa yang menjadi jalur favorit pemudik, seperti rute Jakarta menuju Semarang hingga Surabaya.
Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran yang setiap tahun melibatkan jutaan kendaraan. Selain memberikan potongan tarif, pemerintah juga mendorong pemudik untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk pada satu periode tertentu.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum telah melakukan simulasi tarif untuk menggambarkan besarnya penghematan yang bisa dinikmati masyarakat selama periode diskon tersebut. Berdasarkan simulasi BPJT, potongan tarif pada Lebaran 2026 ini lebih besar dibandingkan diskon yang diberikan pada musim mudik Lebaran 2025.
Mengacu pada simulasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi BPJT, biaya perjalanan tol dari Jakarta menuju Semarang pada hari normal mencapai Rp473.500. Namun dengan adanya diskon sebesar 30 persen, tarif tersebut turun signifikan menjadi sekitar Rp327.250.
Dengan perhitungan tersebut, pemudik yang hendak melakukan perjalanan dari Jakarta ke Semarang cukup menyiapkan saldo uang elektronik atau e-toll sekitar Rp400.000. Saldo tersebut sudah mencakup tarif tol utama seperti ruas Jakarta-Cikampek hingga Semarang ABC.
Selain jalur di Pulau Jawa, BPJT juga memberikan simulasi biaya perjalanan untuk rute lintas pulau. Salah satu contoh adalah perjalanan dari Jakarta menuju Palembang yang biasanya dikenakan tarif tol sekitar Rp626.000 untuk kendaraan golongan I.
Dengan adanya potongan tarif 30 persen, biaya perjalanan tersebut dapat berkurang menjadi sekitar Rp458.250. Artinya, pemudik yang ingin melakukan perjalanan dari Jakarta menuju ibu kota Provinsi Sumatera Selatan itu cukup menyiapkan saldo e-toll sekitar Rp500.000 untuk sekali perjalanan.
Perhitungan tersebut merupakan akumulasi tarif dari Jakarta hingga Gerbang Tol Kramasan di Palembang. Biaya tersebut juga sudah termasuk tarif dari ruas tol Jakarta-Tangerang serta Tangerang-Merak yang menjadi bagian awal perjalanan menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.
Pemerintah berharap kebijakan diskon ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan pribadi. Selain mengurangi beban biaya perjalanan, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan lebih merata selama periode mudik dan arus balik.
Selain diskon tarif, sejumlah langkah lain juga disiapkan untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026. Beberapa di antaranya termasuk penambahan rest area sementara, pengaturan sistem contraflow dan one way di sejumlah titik rawan kepadatan, serta peningkatan layanan di gerbang tol agar transaksi pembayaran lebih cepat.
Pemerintah juga mengimbau para pemudik untuk memastikan saldo e-toll mencukupi sebelum memasuki jalan tol guna menghindari antrean di gerbang tol. Pengisian saldo dapat dilakukan melalui berbagai layanan digital maupun minimarket yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Sebagai informasi, berikut sejumlah tarif normal untuk ruas Tol Trans Jawa per Maret 2026 untuk kendaraan golongan I.
Ruas Tangerang–Merak dikenakan tarif Rp58.000, sedangkan Jakarta–Tangerang sebesar Rp8.500. Untuk Jakarta Outer Ring Road (JORR) tarifnya Rp17.000, sementara Jakarta–Bogor–Ciawi sebesar Rp7.500.
Kemudian ruas Serang–Panimbang Seksi 1 dikenakan tarif Rp38.000 dan Ciawi–Sukabumi Rp36.000. Sementara itu, Jakarta–Cikampek bertarif Rp27.000 dan Cikampek–Padalarang Rp45.000.
Tarif tol lainnya meliputi Soreang–Pasir Koja Rp8.500, Padalarang–Cileunyi Rp10.500, serta Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) sebesar Rp78.500. Untuk ruas Cikampek–Palimanan tarifnya Rp132.000, Palimanan–Kanci Rp13.500, dan Kanci–Pejagan Rp31.500.
Selanjutnya, Pejagan–Pemalang bertarif Rp66.000, Pemalang–Batang Rp53.000, dan Batang–Semarang sebesar Rp144.500. Sementara untuk ruas Semarang ABC dikenakan tarif Rp6.000 dan Semarang–Demak Rp19.000.
Untuk wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Timur, tarif tol Semarang–Solo sebesar Rp92.000, Solo–Ngawi Rp163.500, Ngawi–Kertosono Rp102.000, serta Kertosono–Mojokerto Rp55.000.
Kemudian Mojokerto–Surabaya bertarif Rp43.500, Surabaya–Gresik Rp27.500, Gempol–Pandaan Rp14.500, Gempol–Pasuruan Rp48.500, Pasuruan–Probolinggo Rp52.000, serta Pandaan–Malang sebesar Rp38.000.
Dengan adanya diskon tarif tol ini, pemerintah berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman, efisien, dan terjangkau, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur-jalur utama selama periode Lebaran 2026
0 Comments