Galaxy Luncurkan CLO Tokenisasi Senilai US$75 Juta di Avalanche
Galaxy Digital Luncurkan CLO Tokenisasi Senilai US$75 Juta di Blockchain Avalanche
Galaxy Digital Inc. mengumumkan telah menyelesaikan tahap awal penerbitan tokenized collateralized loan obligation (CLO) pertamanya senilai US$75 juta. CLO ini diterbitkan di blockchain Avalanche.
Sebagian besar pendanaan berasal dari Grove, sebuah protokol kredit institusional dalam ekosistem Sky (sebelumnya dikenal sebagai MakerDAO), yang menyuntikkan dana sebesar US$50 juta.
CLO ini digunakan untuk menyediakan fasilitas kredit bagi Arch Lending, perusahaan yang didukung oleh Galaxy Ventures. Arch Lending menyalurkan pinjaman konsumen yang dijamin dengan aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan nilai jaminan yang lebih besar dari nilai pinjaman (overcollateralized).
Galaxy menyebutkan bahwa dana dari CLO telah digunakan untuk membeli pinjaman-pinjaman yang sudah ada. Hingga saat ini, sekitar US$75 juta telah dibiayai, dan nilainya masih bisa meningkat hingga US$200 juta seiring bertambahnya pinjaman baru. CLO ini menawarkan kupon senior berbasis SOFR ditambah 5,7%, dengan jatuh tempo awal pada Desember 2026.
Presiden dan Chief Investment Officer Galaxy, Chris Ferraro, mengatakan transaksi ini menggabungkan keahlian Galaxy di pasar obligasi, teknologi blockchain, dan manajemen aset. Menurutnya, struktur ini membuka peluang baru bagi investor institusional untuk masuk ke pasar kredit dengan sistem yang lebih efisien, transparan, dan fleksibel melalui eksekusi on-chain.
Tranche utang CLO tersebut diterbitkan dan ditokenisasi oleh INX di blockchain Avalanche, dan direncanakan akan diperdagangkan di platform ATS milik INX yang teregulasi. Hal ini memungkinkan investor yang memenuhi syarat untuk melakukan perdagangan sekunder secara legal dan aman.
Anchorage Digital Bank berperan sebagai wali amanat obligasi sekaligus kustodian aset, sementara Atlas Settlement Network milik Galaxy menangani pengelolaan jaminan dan penyelesaian transaksi on-chain. Galaxy juga bekerja sama dengan platform verifikasi data Accountable untuk menyediakan dashboard yang menampilkan kinerja pinjaman dan tingkat jaminan secara real-time.
Transaksi ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis Galaxy. Setelah Bitcoin mengalami halving keempat pada April 2024 yang memangkas reward mining menjadi setengahnya, Galaxy mulai memperluas fokus ke bidang komputasi berkinerja tinggi.
Pada Oktober 2025, Galaxy memperoleh investasi strategis senilai US$460 juta untuk mengubah fasilitas Helios di Texas menjadi pusat data AI bagi CoreWeave. Selain itu, Galaxy juga sedang menjajaki kerja sama dengan platform prediction market seperti Polymarket dan Kalshi, setelah melakukan uji coba penyediaan likuiditas dalam skala kecil.
0 Comments