Harga Emas Antam Turun Rp 55.000 pada 9 Maret 2026, Simak Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Turun Rp 55.000, Buyback Juga Anjlok
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp 55.000 per gram, sehingga kini dipatok di angka Rp 3.004.000 per gram.
Penurunan ini menandai koreksi dari harga Sabtu pekan lalu yang berada di level Rp 3.059.000 per gram. Koreksi serupa juga terjadi pada harga buyback emas Antam, di mana Antam menawarkan pembelian kembali emas dari masyarakat pada harga Rp 2.757.000 per gram, turun Rp 65.000 dari sebelumnya. Buyback merupakan harga yang diterima konsumen ketika menjual emas ke Antam.
Sebagai catatan, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan harga Rp 3.168.000 per gram, sedangkan harga buyback saat itu berada di Rp 2.989.000 per gram. Rekor ini terjadi akibat meningkatnya permintaan global, volatilitas mata uang, serta ketidakpastian geopolitik yang mendorong investor memilih emas sebagai aset safe haven.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (9 Maret 2026)
Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran gram:
-
0,5 gram: Rp 1.552.000
-
1 gram: Rp 3.004.000
-
2 gram: Rp 5.958.000
-
3 gram: Rp 8.919.000
-
5 gram: Rp 14.835.000
-
10 gram: Rp 29.590.000
-
25 gram: Rp 73.810.000
-
50 gram: Rp 147.455.000
-
100 gram: Rp 294.760.000
-
250 gram: Rp 736.590.000
-
500 gram: Rp 1.472.900.000
-
1.000 gram: Rp 2.944.600.000
Harga ini bersumber langsung dari Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, sehingga memiliki akurasi tinggi dan menjadi referensi terpercaya bagi masyarakat dan investor emas.
Prediksi Harga Emas Nasional dan Global
Pergerakan harga emas Antam tak lepas dari dinamika harga emas dunia yang masih fluktuatif. Pada perdagangan Sabtu, harga emas dunia ditutup di level USD 5.171 per troy ons, sedangkan harga emas logam mulia domestik berada di kisaran Rp 3.059.000 per gram.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga emas masih berpotensi naik, meskipun tekanan pasar juga bisa menekan harga. Menurut Ibrahim, jika harga emas dunia mampu menembus resistance pertama di USD 5.229 per troy ons, harga emas logam mulia di Indonesia berpotensi mencapai Rp 3.095.000 per gram.
Jika tren penguatan berlanjut hingga seminggu ke depan dan harga emas dunia berhasil menembus resistance kedua di USD 5.395 per troy ons, harga emas Antam bahkan dapat menembus Rp 3.150.000 per gram.
Namun, risiko koreksi tetap ada. Jika tekanan pasar meningkat dan harga emas dunia turun ke support pertama di USD 5.095 per troy ons, harga emas Antam berpotensi melemah ke Rp 3.030.000 per gram. Penurunan lebih dalam bisa terjadi jika emas dunia menembus support kedua di USD 4.959 per troy ons, dengan potensi harga emas Antam turun hingga Rp 2.900.000 per gram.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas Antam meliputi:
-
Kebijakan Moneter AS – Kenaikan atau penurunan suku bunga Federal Reserve berdampak langsung pada harga emas global. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan emas karena biaya peluang investasi meningkat.
-
Geopolitik dan Krisis Global – Konflik internasional, ketegangan politik, hingga krisis ekonomi meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
-
Pergerakan Nilai Tukar Rupiah – Kekuatan atau pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS dapat membuat emas domestik lebih mahal atau murah.
-
Permintaan Investasi dan Konsumsi – Emas batangan, perhiasan, dan permintaan industri memengaruhi supply-demand sehingga berdampak pada harga Antam.
Tips untuk Investor dan Konsumen
-
Untuk investor jangka pendek, pergerakan harga buyback bisa menjadi indikator timing menjual emas agar mendapatkan keuntungan optimal.
-
Untuk pembeli, memantau harga emas dunia serta resistance-support bisa membantu memutuskan kapan waktu terbaik membeli.
-
Diversifikasi portofolio tetap dianjurkan; emas sebaiknya menjadi bagian dari investasi jangka menengah hingga panjang.
Secara keseluruhan, harga emas Antam pada awal pekan ini menunjukkan koreksi moderat, tetapi peluang penguatan masih terbuka jika kondisi pasar global mendukung. Investor dan masyarakat perlu tetap memantau perkembangan harga emas dunia, geopolitik, serta tren Rupiah terhadap Dolar AS untuk menentukan strategi jual-beli yang tepat.
0 Comments