Harga Perak Antam Naik Rp150 per Gram, Cocok untuk Diversifikasi Investasi

Harga Perak Antam Naik Rp150 per Gram, Cocok untuk Diversifikasi Investasi

Harga Perak Antam Naik Rp 150 per Gram, Minat Investasi Safe Haven Mulai Meningkat

Harga perak yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Jumat (26/6/2026). Logam mulia ini kini dibanderol Rp 38.800 per gram atau naik Rp 150 per gram dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Kenaikan harga perak Antam tersebut menjadi sinyal awal pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup tajam dalam dua sesi perdagangan terakhir. Pergerakan ini juga mengikuti tren harga perak global yang mulai berbalik menguat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia serta permintaan industri yang tetap solid.

Dalam beberapa tahun terakhir, perak tak lagi dipandang sekadar sebagai komoditas industri, tetapi mulai semakin dilirik sebagai instrumen investasi jangka panjang atau safe haven alternatif, terutama bagi investor yang mencari diversifikasi di luar emas.

Analis pasar menilai perak memiliki daya tarik tersendiri karena harga yang lebih terjangkau dibanding emas, sehingga menjadi pilihan bagi investor pemula maupun masyarakat yang ingin mulai mengoleksi logam mulia dengan modal lebih rendah.

Harga Perak Antam Mulai Pulih Setelah Koreksi Tajam

Penguatan harga perak Antam pada hari ini terjadi setelah logam tersebut sempat mengalami koreksi signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Rabu (24/6/2026), harga perak Antam tercatat turun hingga Rp 1.900 per gram, menandai salah satu koreksi terdalam dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, pergerakan harga tersebut dinilai masih berada dalam fase konsolidasi yang wajar seiring volatilitas pasar global. Pemulihan harga pada Jumat menunjukkan adanya peningkatan sentimen positif dari pasar komoditas.

Di pasar internasional, harga perak dunia juga mengalami rebound setelah sempat melemah akibat penguatan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi investor terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve).

Sejumlah analis memperkirakan jika tekanan terhadap dolar mulai berkurang, harga perak berpotensi melanjutkan tren kenaikan pada paruh kedua 2026.

Perak Semakin Diminati sebagai Aset Diversifikasi

Selain emas, perak kini semakin banyak dipilih sebagai instrumen diversifikasi investasi. Karakteristik perak yang memiliki fungsi ganda sebagai logam industri sekaligus aset lindung nilai membuat permintaannya relatif stabil.

Perak banyak digunakan dalam berbagai sektor industri modern seperti panel surya, kendaraan listrik, perangkat elektronik, semikonduktor, hingga industri kesehatan. Permintaan dari sektor teknologi hijau global menjadi salah satu faktor utama yang menopang prospek harga perak dalam jangka panjang.

World Silver Survey sebelumnya mencatat konsumsi perak industri global terus meningkat setiap tahun, terutama didorong percepatan transisi energi bersih di berbagai negara.

Kondisi ini membuat banyak investor mulai memasukkan perak ke dalam portofolio mereka sebagai alternatif selain emas dan instrumen pasar keuangan lainnya.

Pilihan Bentuk Perak untuk Investasi

Bagi masyarakat yang tertarik berinvestasi perak, terdapat beberapa bentuk produk yang tersedia di pasaran, termasuk yang diproduksi Antam.

1. Perak Batangan (Silver Bars)
Produk investasi paling umum dengan ukuran bervariasi mulai dari gram kecil hingga kilogram. Setiap produk dilengkapi informasi berat dan tingkat kemurnian.

2. Koin atau Medali Tematik
Selain memiliki nilai intrinsik, jenis ini sering diburu kolektor karena hadir dalam desain edisi khusus dan memiliki nilai kolektibilitas.

3. Perak Butiran (Granules)
Umumnya digunakan sebagai bahan baku industri dan kerajinan, meski dalam beberapa kasus juga dimanfaatkan untuk kebutuhan perdagangan komoditas.

Ragam Produk Perak Antam untuk Investor dan Industri

PT Aneka Tambang Tbk menyediakan beberapa jenis produk perak untuk memenuhi kebutuhan investasi maupun industri.

Salah satu produk unggulannya adalah Perak Butiran Murni 99,95 persen, yakni perak dengan tingkat kemurnian tinggi yang digunakan sebagai bahan baku industri perhiasan, manufaktur, hingga kerajinan logam.

Sementara untuk kebutuhan investasi, Antam memproduksi perak batangan dengan kadar kemurnian 99,9 persen. Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk 250 gram dan 500 gram, yang diproduksi dengan standar akurasi tinggi.

Produk logam mulia Antam dikenal memiliki sertifikasi dan standar kualitas yang membuatnya banyak dipilih investor domestik.

Prospek Harga Perak Masih Positif

Sejumlah pengamat komoditas menilai prospek harga perak dalam jangka menengah hingga panjang masih cukup positif. Selain dipengaruhi faktor geopolitik global dan inflasi, tren pertumbuhan industri energi terbarukan diperkirakan terus mendorong permintaan perak.

Dibanding emas yang harganya terus meningkat dan semakin mahal dijangkau investor ritel, perak menawarkan peluang investasi dengan harga masuk yang lebih rendah namun tetap memiliki potensi kenaikan nilai.

Dengan perkembangan tersebut, perak Antam diperkirakan akan semakin menarik perhatian masyarakat Indonesia yang mulai aktif mencari alternatif investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.