Harga XRP Bertahan di US$1,39 Usai Celah Keamanan Kritis XRP Ledger Terungkap

Harga XRP Bertahan di US$1,39 Usai Celah Keamanan Kritis XRP Ledger Terungkap

Harga XRP hari ini bertahan di sekitar US$1,39 pada Minggu setelah peneliti mengungkap celah keamanan kritis pada XRP Ledger. Kerentanan yang telah ada sejak 2015 tersebut berpotensi menciptakan token XRP tanpa izin. Pengembang telah merilis perbaikan sebelum detail kerentanan dipublikasikan, sementara investigasi tidak menemukan bukti eksploitasi pada jaringan publik.

Berdasarkan data pasar TradingView, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,39 dengan perubahan harga harian kurang dari 1%. Harga tersebut menunjukkan pergerakan yang relatif terbatas meskipun pengungkapan masalah keamanan menambah perhatian terhadap kondisi jaringan XRP.

Pelaku pasar kini mencermati area support terdekat dan peluang pemulihan harga. Setelah mengalami tekanan dalam sepekan terakhir, XRP masih perlu menunjukkan kekuatan beli yang lebih konsisten untuk keluar dari rentang perdagangan saat ini.

Harga XRP Bertahan di Area Support US$1,32–US$1,37

Harga XRP masih bergerak di atas area support US$1,32–US$1,37. Pada grafik mingguan, harga sempat membentuk ekor bawah di sekitar US$1,32, yang menunjukkan adanya minat beli ketika harga mencapai level tersebut.

Pemulihan ini membuat garis tren naik yang menghubungkan sejumlah titik terendah sebelumnya kembali menjadi perhatian trader. Namun, kemampuan harga bertahan di area support belum cukup untuk memastikan bahwa tren penurunan telah berakhir.

Untuk memperkuat pemulihan, XRP perlu menunjukkan permintaan yang berkelanjutan dan mampu menembus area resistensi terdekat.

Di sisi atas, zona US$1,50–US$1,70 menjadi area resistensi penting. Level tersebut berpotensi memicu tekanan jual karena sebelumnya menjadi area perdagangan pada harga yang lebih tinggi.

Selama XRP belum berhasil menembus zona tersebut, pergerakan harga saat ini masih dapat dianggap sebagai konsolidasi dalam rentang perdagangan yang lebih luas.

Kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga memengaruhi pergerakan XRP. Bitcoin dilaporkan mengalami penurunan menuju kisaran US$80.000–US$83.000, sehingga menambah tekanan terhadap sejumlah aset digital.

Dengan demikian, stabilitas harga XRP pada akhir pekan belum dapat dijadikan bukti bahwa tekanan jual telah berakhir.

Celah Keamanan XRP Ledger Berpotensi Menciptakan 18,45 Triliun XRP

Veria Labs mengungkapkan bahwa sistem kecerdasan buatan (AI) miliknya mengidentifikasi kerentanan tersebut pada 21 September 2026. Peneliti Cayden Liao kemudian memvalidasi temuan itu sebelum dilaporkan melalui program bug bounty pada 22 September 2026.

Menurut perkiraan Veria Labs, kerentanan tersebut berpotensi memungkinkan satu transaksi menciptakan sekitar 18,45 triliun XRP. Jumlah itu setara dengan sekitar 184 kali pasokan awal XRP yang menjadi pembanding dalam laporan tersebut.

Veria Labs juga memperkirakan nilai eksposur mencapai US$94 miliar berdasarkan nilai token yang beredar. Angka tersebut menggambarkan potensi risiko terhadap nilai aset, bukan jumlah dana yang telah dicuri.

Peneliti menegaskan bahwa penciptaan token dalam jumlah sangat besar tidak berarti seluruh token tersebut dapat dijual pada harga pasar yang berlaku. Ancaman utamanya adalah kemungkinan terciptanya pasokan XRP tanpa izin yang dapat merusak kepercayaan terhadap aset tersebut.

Pengungkapan resmi pada 9 Oktober menjelaskan bahwa masalah ini berkaitan dengan arithmetic overflow pada perhitungan pembayaran dan mekanisme pemeriksaan keamanan pasokan.

Secara sederhana, kesalahan tersebut dapat menyebabkan hasil perhitungan melewati batas yang dapat ditangani sistem. Dalam kondisi tertentu, mekanisme pemeriksaan pasokan juga berpotensi gagal mendeteksi token yang dibuat secara tidak sah.

RippleX Merilis Perbaikan Sebelum Kerentanan Dipublikasikan

Tim pengembang RippleX mengonfirmasi masalah tersebut dan merilis pembaruan perangkat lunak xrpld versi 3.4.1 pada 25 September 2026.

Lebih dari 80% validator yang relevan dilaporkan telah melakukan pembaruan pada hari yang sama. Perlindungan darurat diterapkan melalui peningkatan perangkat lunak, tanpa menunggu proses aktivasi amendment yang biasanya digunakan untuk perubahan protokol.

Veria Labs melaporkan menerima hadiah bug bounty kritis sebesar US$250.000 pada 8 Oktober 2026.

Sementara itu, investigasi yang disampaikan dalam pengungkapan resmi tidak menemukan bukti bahwa kerentanan tersebut telah dieksploitasi pada jaringan publik.

Perbaikan sebelum publikasi detail menjadi faktor penting dalam memahami risiko yang dihadapi XRP Ledger. Meski demikian, tidak ditemukannya bukti eksploitasi bukan berarti setiap risiko keamanan pada jaringan tersebut telah hilang sepenuhnya.

Bagi investor, perkembangan ini perlu dibedakan dari pergerakan harga XRP. Perbaikan keamanan dapat membantu menjaga kepercayaan terhadap jaringan, tetapi tidak secara otomatis mendorong kenaikan harga token.

Fitur Lending XRP Ledger Masih Menunggu Persetujuan Validator

Selain perbaikan keamanan, XRP Ledger juga tengah mengembangkan sejumlah fitur baru, termasuk fasilitas pinjaman atau lending bawaan.

Dokumentasi resmi mencatat bahwa amendment terkait lending masih berada dalam tahap pemungutan suara. Aktivasi fitur bergantung pada dukungan validator dan tidak mengikuti jadwal peluncuran komersial yang sudah pasti.

Kerangka lending tersebut dirancang untuk menambahkan fungsi peminjaman secara langsung pada jaringan. Sementara itu, amendment vault yang terkait akan mendukung pengelolaan aset dalam kelompok atau kumpulan aset.

Kedua pengembangan tersebut berbeda dari perbaikan darurat terhadap celah keamanan. Status pemungutan suara menunjukkan perkembangan proses penerapan fitur, tetapi belum membuktikan adanya peningkatan permintaan terhadap XRP.

Dalam mekanisme XRP Ledger, amendment umumnya membutuhkan dukungan validator yang berkelanjutan sebelum dapat diaktifkan. Jika dukungan yang diperlukan tidak terpenuhi, proses aktivasi dapat terhambat.

Karena itu, investor perlu membedakan antara fitur yang masih diusulkan, fitur yang sedang menjalani proses persetujuan, dan fitur yang sudah tersedia untuk digunakan.

Prospek Harga XRP: Support dan Resistensi Menjadi Fokus

Dalam jangka pendek, pergerakan XRP masih bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area support US$1,32–US$1,37 dan menembus resistensi US$1,50–US$1,70.

Jika tekanan jual kembali meningkat dan harga menembus support, XRP berpotensi menghadapi pelemahan lanjutan. Sebaliknya, jika permintaan meningkat dan harga mampu bergerak di atas resistensi, peluang pemulihan yang lebih kuat dapat terbuka.

Namun, kedua skenario tersebut tetap bergantung pada perkembangan pasar dan belum dapat dipastikan hanya dari pergerakan harga saat ini.

Pengungkapan celah keamanan XRP Ledger menjadi pengingat bahwa risiko teknologi merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam investasi aset kripto. Meskipun perbaikan telah dirilis dan tidak ditemukan bukti eksploitasi pada jaringan publik, investor tetap perlu memantau perkembangan keamanan, kondisi pasar secara keseluruhan, serta level teknikal utama sebelum mengambil keputusan investasi.