Harga Zcash Menguat Setelah Masuk Daftar Forbes, Kekhawatiran atas Bug Orchard Mereda

Harga Zcash Menguat Setelah Masuk Daftar Forbes, Kekhawatiran atas Bug Orchard Mereda

Harga Zcash (ZEC) diperdagangkan di kisaran US$531 pada Senin setelah naik sekitar 5% dalam 24 jam terakhir, mengungguli kenaikan pasar kripto secara keseluruhan. Reli ini terjadi setelah Forbes memasukkan ZEC ke dalam daftar mata uang kripto terbaik yang dirilis pada 10 Juli, sehingga kembali menarik perhatian investor terhadap aset kripto yang berfokus pada privasi tersebut.

Kenaikan terbaru ini menunjukkan sentimen pasar terhadap Zcash mulai membaik seiring berlanjutnya pemulihan harga. Namun, masih terlalu dini untuk memastikan apakah momentum beli tersebut akan bertahan dalam jangka panjang.

Harga Zcash Uji Level Resistance Penting

Forbes memilih aset kripto dengan kapitalisasi pasar minimal US$5 miliar serta memiliki utilitas yang jelas atau berpotensi menjadi penyimpan nilai (store of value). Zcash memenuhi kriteria tersebut berkat jaringan pembayaran yang mengutamakan privasi serta pasokan token yang terbatas.

Berdasarkan data CoinGecko, ZEC menguat hampir 5% dalam 24 jam terakhir dan telah naik sekitar 15% selama sepekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa tren kenaikan sebenarnya sudah dimulai sebelum daftar Forbes dipublikasikan.

Dari sisi teknikal, harga Zcash kini mendekati area resistance di kisaran US$540 hingga US$547. Jika mampu ditutup di atas level tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$595. Sebaliknya, jika turun di bawah US$500, maka area US$478 menjadi level support berikutnya yang perlu diperhatikan.

Pelaku pasar juga menantikan rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Juni pada Selasa. Pergerakan Bitcoin setelah data inflasi diumumkan diperkirakan dapat memengaruhi harga Zcash maupun pasar kripto secara keseluruhan.

Pasokan Terbatas Dukung Prospek Bullish

Faktor pasokan yang terbatas turut mendukung prospek kenaikan Zcash. Hingga awal Juni, sekitar 5,1 juta ZEC tersimpan di shielded addresses, atau hampir sepertiga dari total pasokan yang beredar. Meskipun koin tersebut masih dapat diperdagangkan, keberadaannya yang tidak terlihat di bursa dapat mengurangi likuiditas yang tersedia di pasar.

Selain itu, halving yang terjadi pada November 2024 memangkas imbalan blok dari 3,125 ZEC menjadi 1,5625 ZEC, sehingga laju penerbitan koin baru melambat dan memperkuat narasi kelangkaan Zcash.

Dalam satu tahun terakhir, harga ZEC telah melonjak lebih dari 1.100%, meskipun perjalanannya diwarnai beberapa koreksi tajam.

Isu Keamanan Orchard Masih Menjadi Perhatian

Di balik pemulihan harga, pasar masih mencermati kerentanan keamanan Orchard yang ditemukan pada akhir Mei.

Peneliti keamanan Taylor Hornby menemukan celah tersebut pada 29 Mei. Menurut pengembang, kerentanan itu secara teori dapat memungkinkan pihak tertentu menciptakan ZEC palsu dalam sistem Orchard tanpa terdeteksi.

Masalah tersebut berhasil diperbaiki hanya dalam beberapa hari. Namun, karena fitur privasi Zcash, pengembang tidak dapat memastikan secara kriptografis apakah celah tersebut pernah dimanfaatkan. Hingga saat ini belum ada bukti publik yang menunjukkan adanya eksploitasi, tetapi kemungkinan tersebut juga belum dapat dipastikan sepenuhnya.

Riset dari Allium Research juga menemukan bahwa volume perdagangan ZEC melonjak 12 hingga 13 kali lipat di atas normal pada 26 Mei, beberapa hari sebelum kerentanan ditemukan secara internal. Selain itu, terdapat sejumlah posisi short yang menghasilkan keuntungan sebelum informasi tersebut dipublikasikan, sehingga memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya pihak yang mengetahui informasi lebih awal.

Meski demikian, data yang tersedia belum cukup untuk membuktikan adanya praktik insider trading, karena setiap posisi short di pasar berjangka selalu diimbangi dengan posisi long.

Regulasi Masih Menjadi Faktor yang Perlu Dipantau

Zcash juga mendapat sentimen positif dari meredanya tekanan regulasi di Amerika Serikat. Pada Januari, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menghentikan penyelidikannya terhadap Zcash Foundation tanpa mengambil tindakan hukum.

Di sisi lain, tantangan masih datang dari Eropa. Berdasarkan aturan baru Anti-Pencucian Uang (AML) Uni Eropa, penyedia layanan aset kripto akan dibatasi dalam menawarkan layanan yang melibatkan aset kripto dengan fitur privasi tinggi. Aturan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada Juli 2027.