Industri Kripto Diminta Jangan Tunda CLARITY Act

Industri Kripto Diminta Jangan Tunda CLARITY Act

Perubahan Aturan Yield: Pasif vs Aktif

Perwakilan industri aset kripto baru-baru ini bertemu dengan Komite Perbankan Senat AS untuk membahas aturan baru terkait stablecoin. Pertemuan ini fokus pada kesepakatan antara Gedung Putih dan dua senator untuk mendorong RUU CLARITY Act, yang sebelumnya tertunda cukup lama.

Masalah utama adalah soal cara pengguna stablecoin mendapatkan imbal hasil (yield).

Pihak perbankan khawatir jika stablecoin menawarkan bunga tinggi, masyarakat bisa memindahkan dana mereka dari bank ke stablecoin (digital dollar).

Sebagai solusi, muncul kompromi:

  • Pengguna tidak boleh mendapatkan imbal hasil hanya dengan menyimpan stablecoin (passive income).
  • Namun, pengguna masih bisa mendapatkan reward jika aktif menggunakan stablecoin, seperti untuk pembayaran, transfer, atau aktivitas di platform tertentu.

Selain itu, istilah seperti “deposit” dan “bunga” akan dihapus dari aturan, agar stablecoin tidak dianggap sebagai pesaing langsung tabungan bank.

Waktu Pembahasan Semakin Sempit

Meskipun sudah ada kesepakatan, waktu untuk mengesahkan aturan ini semakin terbatas.

Senat menargetkan pembahasan lanjutan pada paruh kedua April, setelah masa reses Paskah. Namun, jadwal padat karena ada pembahasan lain seperti anggaran pemerintah bisa menyebabkan penundaan.

Seorang senator bahkan memperingatkan bahwa jika RUU ini tidak dibahas sebelum Mei, kemungkinan besar akan tertunda lama karena fokus akan beralih ke pemilu 2026.

Risiko Jika Terlambat

Para ahli menilai penundaan ini bisa merugikan posisi AS di industri kripto global.

Jika regulasi tidak jelas, perusahaan kripto bisa memilih pindah ke negara lain yang aturannya lebih pasti.

Seorang eksekutif fintech juga menyebut bahwa ketidakpastian membuat perusahaan ragu. Padahal, teknologinya sudah siap dan manfaatnya sudah jelas, tapi risiko regulasi membuat banyak pihak menunda.

Kesimpulan

  • Stablecoin kemungkinan tidak boleh memberikan bunga pasif
  • Reward tetap ada, tapi hanya untuk penggunaan aktif
  • RUU harus segera disahkan agar tidak tertunda lama
  • Ketidakpastian bisa membuat perusahaan kripto pindah ke negara lain