Investor Manfaatkan Koreksi Ethereum untuk Akumulasi ETH

Investor Manfaatkan Koreksi Ethereum untuk Akumulasi ETH

Meskipun harga Ethereum mengalami penurunan dalam dua minggu terakhir, data on-chain menunjukkan bahwa kepercayaan investor jangka panjang terhadap aset kripto ini masih tetap kuat.

Menurut analis kripto PelinayPA dalam laporan terbaru CryptoQuant, jumlah Ethereum yang di-staking terus meningkat dan bahkan mencapai rekor tertinggi baru pada awal 2026. Hal ini menunjukkan semakin banyak investor memilih mengunci ETH mereka dibanding menjualnya, sehingga jumlah Ethereum yang tersedia di pasar menjadi lebih sedikit.

Analis juga menyoroti metrik MVRV Ethereum yang masih berada di level sehat. Meski banyak pemegang ETH saat ini sudah berada dalam posisi untung, kondisi pasar belum memasuki fase overheat yang biasanya terjadi di puncak siklus bullish.

Sementara itu, aktivitas deposit Ethereum ke Binance memang mengalami kenaikan, namun pertumbuhannya masih kalah dibanding peningkatan jumlah ETH yang di-staking. Umumnya, kenaikan deposit ke exchange seperti Binance sering dianggap sebagai sinyal potensi tekanan jual jangka pendek karena investor biasanya memindahkan aset ke bursa sebelum menjual.

Namun, PelinayPA menilai kenaikan staking ETH yang jauh lebih besar menunjukkan investor jangka panjang masih percaya terhadap prospek Ethereum. Dengan kata lain, trader jangka pendek mungkin mulai bersiap mengambil profit, sementara investor jangka panjang justru terus mengunci ETH mereka.

Analis tersebut menambahkan kondisi seperti ini berpotensi memicu supply squeeze dalam jangka menengah hingga panjang, yaitu situasi ketika pasokan ETH di pasar semakin terbatas sehingga dapat membantu menopang harga.

Sinyal positif lainnya datang dari Realized Cap Ethereum yang terus meningkat. Hal ini menunjukkan masih ada aliran modal baru yang masuk ke pasar Ethereum. Menurut PelinayPA, struktur pasar seperti ini lebih umum terjadi pada fase akhir bull market dibanding saat pasar bearish.

Secara keseluruhan, analis menilai Ethereum masih berada dalam tren bullish jangka panjang meskipun tetap berpotensi mengalami koreksi sesekali. Jika terjadi pullback, kondisi tersebut dinilai bisa menjadi peluang beli, selama aktivitas deposit ETH ke Binance tidak melonjak tajam.

Pada saat artikel ini ditulis, Ethereum diperdagangkan di kisaran US$2.113, naik 2,26% dalam 24 jam terakhir berdasarkan data CoinMarketCap.