Kalshi dan Mantan Pejabat Trump Bersatu Dorong Industri Pasar Prediksi Kripto

Kalshi dan Mantan Pejabat Trump Bersatu Dorong Industri Pasar Prediksi Kripto

Kalshi mendukung pembentukan kelompok lobi baru untuk industri prediction market bernama Americans for Fair Markets. Organisasi tersebut menunjuk mantan wakil kepala staf Gedung Putih, Taylor Budowich, sebagai penasihat strategis.

Dalam pernyataannya pada Jumat, Kalshi mengatakan kelompok ini akan melawan sportsbook dan kasino yang dinilai mencoba mempertahankan monopoli mereka dengan menyebarkan narasi negatif tentang prediction market kepada regulator dan pembuat kebijakan.

Americans for Fair Markets dibentuk dengan dukungan Kalshi dan menjadi bagian dari dorongan lobi yang lebih luas untuk industri prediction market. Sebelumnya, Coalition for Prediction Markets juga diluncurkan pada Desember 2025 dengan dukungan perusahaan crypto seperti Coinbase, Crypto.com, dan Robinhood.

Kalshi menyebut organisasi baru ini bertujuan membantu membentuk kebijakan federal terkait prediction market. Mereka juga akan menjalankan kampanye untuk melawan apa yang disebut sebagai “narasi palsu” tentang pasar prediksi.

Peluncuran kelompok ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan terhadap prediction market di Amerika Serikat. Pada hari yang sama, DPR AS memulai penyelidikan terhadap Kalshi dan pesaing utamanya, Polymarket, terkait dugaan penanganan insider trading di platform mereka.

Penunjukan Budowich juga muncul saat Presiden AS Donald Trump memberikan pandangan yang berubah-ubah mengenai prediction market. Bulan lalu, Trump mengaku “tidak senang” dengan prediction market setelah muncul taruhan terkait konflik Iran. Namun beberapa hari kemudian, ia melunak dan mengatakan AS bisa tertinggal jika platform seperti ini tidak diizinkan berkembang.

Trump sendiri memiliki hubungan dekat dengan industri tersebut. Putranya, Donald Trump Jr., diketahui berinvestasi di Polymarket dan bergabung dalam dewan penasihat perusahaan. Ia juga tercatat menjadi penasihat bagi Kalshi.

Kalshi mengatakan Americans for Fair Markets akan mendukung Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dalam mengatur prediction market. Saat ini, CFTC dan regulator negara bagian masih berselisih terkait siapa yang memiliki kewenangan atas industri tersebut.

Regulator negara bagian menilai prediction market melanggar aturan perjudian lokal, sementara CFTC mengklaim memiliki yurisdiksi penuh terhadap platform tersebut.

Kelompok lobi baru itu juga menegaskan dukungannya terhadap platform yang diatur secara federal dan memiliki perlindungan konsumen, seperti penerapan know-your-customer (KYC), larangan insider trading, serta pembatasan pasar yang berkaitan dengan kekerasan atau terorisme.

“Kami tidak akan kalah oleh pihak-pihak lama yang berusaha mempertahankan monopoli mereka,” ujar Kepala Hubungan Pemerintah Kalshi, John Bivona, yang juga ditunjuk sebagai anggota dewan Americans for Fair Markets.

Ia menambahkan bahwa jutaan warga Amerika menginginkan prediction market yang terbuka, adil, dan diatur dengan jelas.