Kantongi Dana Rp 42 Miliar, Pelni Beri Diskon Tiket Kapal 30%
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni resmi menyiapkan diskon tiket kapal sebesar 30 persen untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari program stimulus pemerintah setelah Pelni menerima alokasi anggaran sebesar Rp 42 miliar, yang ditujukan untuk meringankan beban biaya transportasi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menjelaskan bahwa diskon tiket ini bersifat terbatas, dengan kuota maksimal 445.534 tiket. Apabila seluruh kuota tersebut telah terjual, maka harga tiket kapal Pelni akan kembali ke tarif normal sesuai ketentuan yang berlaku.
“Anggaran yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp 42 miliar, yang ekuivalen dengan 445.534 tiket. Program stimulus ini berlaku untuk seluruh rute dan semua trayek Pelni, dengan besaran diskon 30 persen dari tarif dasar,” ujar Tri Andayani di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Penyerapan Diskon Sudah 30 Persen
Hingga awal Maret 2026, realisasi program diskon tiket Pelni telah menunjukkan respons positif dari masyarakat. Dari total kuota yang disiapkan, sekitar 135.187 tiket telah terjual, atau setara 30 persen dari target.
Penjualan tersebut telah menyerap anggaran stimulus sebesar Rp 12,8 miliar dari total Rp 42,3 miliar yang dialokasikan. Dengan demikian, sekitar 70 persen kuota tiket diskon masih tersedia, terutama untuk periode puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pelni mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket lebih awal, mengingat tradisi mudik menggunakan transportasi laut terus meningkat setiap tahun, khususnya bagi pemudik menuju wilayah Indonesia timur dan pulau-pulau besar di luar Jawa.
Mudik Gratis BUMN 2026
Selain diskon tiket berbayar, Pelni juga berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 bersama sejumlah perusahaan pelat merah lainnya. Total 2.756 tiket mudik gratis disiapkan dalam program ini.
Rinciannya, Pelni menyediakan 1.000 tiket, sementara BUMN lain turut berkontribusi, antara lain:
-
PLN: 1.050 tiket
-
Persero Batam: 250 tiket
-
Pegadaian: 256 tiket
-
Telkomsel: 200 tiket
Program mudik gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan BUMN untuk menekan lonjakan biaya transportasi, mengurangi kepadatan kendaraan pribadi, serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama musim Lebaran.
Kemenhub Siapkan Bus Mudik Gratis
Di sisi transportasi darat, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga menyiapkan 401 unit bus untuk program mudik gratis Lebaran 2026. Total kapasitas yang disediakan mencapai 15.834 penumpang, mencakup arus mudik dan arus balik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa pendaftaran mudik gratis dibuka mulai 1 Maret 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup secara otomatis jika kuota telah terpenuhi.
34 Kota Tujuan Mudik
Program mudik gratis angkutan jalan tahun ini melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi, meliputi wilayah Sumatra dan Jawa. Beberapa kota tujuan antara lain Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Surabaya dan Malang.
Kota-kota lain seperti Tegal, Pekalongan, Cilacap, Kebumen, Magelang, Jepara, Sragen, Madiun, Tuban, dan Tulungagung juga masuk dalam daftar tujuan mudik.
12 Kota Pemberangkatan Arus Balik
Untuk arus balik Lebaran, Kemenhub menetapkan 12 kota keberangkatan di 8 provinsi, antara lain Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyediakan 8 unit truk pengangkut sepeda motor dengan kapasitas 240 unit motor, guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.
Kota yang dilengkapi layanan pengangkutan sepeda motor pada arus mudik dan balik meliputi Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Dengan kombinasi diskon tiket kapal, mudik gratis BUMN, serta fasilitas mudik darat dan pengangkutan motor, pemerintah berharap mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, terjangkau, dan tertib, sekaligus mendorong pemerataan akses transportasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
1 Comments
Hello, I would like more information abo
09 Mar 2026, 13:19