Keyakinan Investor Institusional Dorong Prospek Bullish Ethereum Meski Pasar Kripto Terpukul

Keyakinan Investor Institusional Dorong Prospek Bullish Ethereum Meski Pasar Kripto Terpukul

Pasar Bear Ethereum Bisa Menyembunyikan Potensi Kenaikan Besar Saat Institusi Terus Mengakumulasi

Investor institusional masih mempertahankan eksposur mereka terhadap Ethereum, meskipun pasar mengalami tekanan besar. Hal ini diungkapkan oleh **Bitwise Asset Management Europe dalam analisis yang dibagikan di platform X pada 11 Maret. Analisis tersebut menunjukkan bahwa posisi investor institusi tetap kuat meski harga aset turun tajam dari puncaknya pada 2025.

Bitwise menjelaskan bahwa harga Ethereum telah turun sekitar 58% dari rekor tertinggi (ATH) yang dicapai pada akhir Agustus 2025. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh aksi jual dari pemegang awal Bitcoin, yang secara bertahap mendistribusikan koin mereka ke pasar. Proses ini sering disebut sebagai “silent IPO,” yaitu ketika pemegang jangka panjang melepas aset mereka secara perlahan.

Selain itu, Bitwise juga menyebut beberapa faktor lain yang menekan harga kripto, seperti flash crash pada 10 Oktober, peralihan investasi ke logam mulia, serta tekanan ekonomi makro akibat ketegangan geopolitik di Middle East.

Meski harga turun, Bitwise menilai posisi investor institusional tetap relatif kuat.

Kepemilikan Ethereum melalui produk ETP (Exchange-Traded Products) secara kumulatif hanya sekitar 10% di bawah level tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa modal institusional kemungkinan cukup “lengket” atau tidak mudah keluar, serta mencerminkan pandangan jangka panjang yang positif terhadap ETH, meskipun banyak investor masih berada di bawah harga rata-rata pembelian ETP mereka.

Eksposur institusional terhadap Ethereum saat ini banyak dilakukan melalui ETP, yang memungkinkan investor mendapatkan paparan harga aset tanpa harus memegang kripto tersebut secara langsung.

Bitwise juga menyoroti akumulasi yang terus berlanjut dari perusahaan Digital Asset Treasury, dengan pembelian bulanan yang bahkan melebihi jumlah suplai ether baru setiap bulan sejak paruh kedua 2025.

Menurut Bitwise, sebagian besar akumulasi institusional ini kemungkinan merupakan posisi menjelang potensi kejelasan regulasi di Amerika Serikat, khususnya jika Clarity Act disahkan oleh United States Congress. RUU tersebut bertujuan memberikan batasan regulasi yang lebih jelas untuk aset digital, termasuk menentukan tanggung jawab pengawasan di antara regulator keuangan dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku pasar. Namun, undang-undang ini masih dalam tahap pembahasan di Kongres.

Di sisi lain, metrik ekosistem Ethereum juga tetap kuat meskipun harga sedang turun. Bitwise mencatat bahwa Ethereum saat ini menguasai sekitar 58% nilai aset tokenisasi dan 52% likuiditas stablecoin, yang berpotensi menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang setelah adanya kejelasan regulasi.

Selain itu, partisipasi jaringan juga terus meningkat. Persentase ETH yang di-stake bahkan mencapai rekor tertinggi baru (ATH) sebesar 30,76%. Antrean validator yang masuk juga masih lebih besar dibandingkan antrean keluar, menunjukkan bahwa banyak pihak tetap melihat nilai pada imbal hasil staking ETH dan partisipasi dalam mengamankan jaringan.