Pendapatan Payward, Induk Kraken, Melonjak 33% Seiring Ramainya Aktivitas Trader Kripto
Perusahaan induk bursa kripto Kraken, Payward, melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 33% pada 2025 seiring meningkatnya volume transaksi dan keberhasilan perusahaan memaksimalkan strategi akuisisi.
Pendapatan Payward naik menjadi US$2,2 miliar pada 2025, dibandingkan US$1,6 miliar pada 2024. Kenaikan ini didorong oleh kinerja kuat di bisnis perdagangan kripto dan layanan berbasis aset. Sepanjang tahun, total volume transaksi meningkat 34%.
Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, menyatakan pendapatan perusahaan relatif seimbang. Sekitar 47% berasal dari pendapatan berbasis trading, sementara 53% lainnya berasal dari bisnis berbasis aset dan sumber pendapatan lain.
Laporan ini muncul di tengah perhatian investor terhadap rencana penawaran saham perdana (IPO) Kraken, setelah perusahaan secara diam-diam mengajukan dokumen IPO pada November lalu.
Akuisisi memperluas sumber pendapatan
Sethi menjelaskan bahwa akuisisi yang dilakukan Payward sepanjang 2025 berkontribusi besar terhadap pertumbuhan pendapatan dan diversifikasi bisnis. Perusahaan mengadopsi pendekatan ala raksasa teknologi seperti Meta dan Amazon, dengan memisahkan produk agar lebih fokus pada segmen pengguna tertentu.
Pada 2025, Payward mengakuisisi platform trading futures NinjaTrader, perusahaan proprietary trading Breakout, platform derivatif Small Exchange, serta perangkat lunak otomasi trading Capitalise.ai.
Selain itu, Payward juga mengakuisisi Backed, perusahaan yang bergerak di sektor saham berbasis token (tokenized stocks) dan menjadi pendukung platform xStocks.
Menurut Sethi, akuisisi tersebut—terutama NinjaTrader dan Breakout—berhasil mendorong kenaikan rata-rata pendapatan harian dari aktivitas trading hingga 119%.
Laporan tersebut juga mencatat total aset di platform Kraken meningkat 11% menjadi US$48,2 miliar, sementara jumlah akun dengan saldo (funded accounts) melonjak 50% menjadi 5,7 juta akun.
Ke depan, Sethi menegaskan fokus Payward bukan hanya mengejar satu metrik tertentu, tetapi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dan terukur risiko di berbagai kelas aset dan wilayah.
Strategi perusahaan, lanjutnya, bukan sekadar menambah produk baru atau mengejar siklus pasar jangka pendek, melainkan meningkatkan efisiensi sistem secara menyeluruh dan berkelanjutan.
0 Comments