Perbankan Kripto Harian Semakin Dekat

Perbankan Kripto Harian Semakin Dekat

Old Glory Bank Ingin Hadirkan Crypto dalam Aktivitas Perbankan Sehari-hari

Sebuah bank digital yang fokus pada crypto, Old Glory Bank, tengah bersiap menjadi perusahaan publik dan menantang dominasi bank-bank besar Wall Street. Bank ini telah sepakat untuk bergabung dengan Digital Asset Acquisition Corporation (DAAQ), sebuah perusahaan yang terdaftar di Nasdaq.

Melalui merger ini, keduanya akan membentuk OGB Financial Company, perusahaan berbasis di Texas yang direncanakan melantai di Nasdaq dengan kode saham “OGB.”

Michael Staw, Co-Founder dan Chief Innovation Officer Old Glory Bank, mengatakan bahwa tujuan utama mereka adalah menjadikan Old Glory Bank sebagai bank berizin pertama yang mengintegrasikan crypto sepenuhnya ke dalam layanan perbankan harian.

Menurutnya, saat ini proses memindahkan uang dari rekening bank ke blockchain masih rumit, lambat, dan tidak ramah bagi masyarakat umum. Sebagai bank resmi, Old Glory Bank ingin mempermudah nasabah untuk memindahkan dana dari dan ke blockchain, serta mengonversi crypto menjadi dolar AS dan langsung masuk ke rekening bank. Proses ini akan didukung oleh sistem baru bernama OGB Freedom Offramp, yang masih dalam tahap pengajuan paten.

Transaksi merger ini ditargetkan rampung pada akhir kuartal I atau awal kuartal II tahun 2026, dengan syarat mendapat persetujuan pemegang saham dan regulator. Saat ini, DAAQ memiliki dana sekitar USD 176 juta di rekening trust, sementara Old Glory Bank memiliki valuasi pra-merger sebesar USD 250 juta. Kedua pihak juga berencana mengamankan tambahan pendanaan minimal USD 50 juta.

Old Glory Bank merupakan bank digital berlisensi dan diasuransikan FDIC, dengan lebih dari 80.000 rekening individu dan bisnis di seluruh 50 negara bagian AS serta beberapa negara lain. Bank ini juga memiliki satu kantor fisik di Oklahoma. Sejak meluncurkan layanan perbankan online pada April 2023, total simpanan nasabah meningkat pesat dari USD 10 juta menjadi lebih dari USD 245 juta hingga akhir 2025.

Jajaran pimpinan dan penasihat bank ini mencakup tokoh-tokoh ternama seperti Dr. Ben Carson, Larry Elder, Sean Spicer, John Rich, dan Bill Shine. Mereka dikenal menentang praktik debanking dan mendukung sektor-sektor yang kerap dibatasi bank konvensional, termasuk crypto, senjata api, minyak dan gas, serta pertanian.

Ke depan, Old Glory Bank juga berencana menawarkan pinjaman berbasis crypto, memungkinkan nasabah meminjam dana tanpa harus menjual aset crypto mereka. Skema ini bertujuan membantu pengguna menghindari potensi pajak akibat penjualan aset digital. Karena memiliki biaya dana yang rendah, bank mengklaim dapat memberikan pinjaman crypto di seluruh AS dengan bunga wajar dan tanpa biaya tersembunyi.

Selain itu, Old Glory Bank juga berencana menerbitkan stablecoin milik sendiri bernama OGBUSD, yang akan dibangun di jaringan Ethereum dengan standar ERC-20. Stablecoin ini ditujukan sebagai alat pembayaran digital yang memungkinkan transaksi lintas negara secara instan, aman, dan berbasis blockchain.

Secara keseluruhan, Old Glory Bank ingin menggabungkan kepercayaan perbankan tradisional dengan kecepatan dan kebebasan teknologi crypto, sehingga aset digital bisa digunakan lebih luas dalam kehidupan keuangan sehari-hari.