Polymarket Memperkirakan Bitcoin Bisa Tembus US$75.000 Minggu Depan, Namun Grafik Menunjukkan Hal Berbeda

Polymarket Memperkirakan Bitcoin Bisa Tembus US$75.000 Minggu Depan, Namun Grafik Menunjukkan Hal Berbeda

Pasar Prediksi Masih Menargetkan $75.000 — Tapi Sinyal Bahaya Mulai Muncul

Data dari pasar prediksi menunjukkan bahwa target “Bitcoin di atas $75.000” masih menjadi pilihan paling populer untuk Februari. Di Polymarket, total dana untuk skenario ini sudah melampaui $88 juta, dengan likuiditas aktif yang besar.

Namun, sentimen pasar mulai terbelah. Skenario “Bitcoin di bawah $60.000” kini memiliki probabilitas 12%. Ini menunjukkan bahwa meskipun banyak trader masih berharap harga naik, sebagian pelaku pasar mulai bersiap menghadapi koreksi yang lebih dalam.

Sikap hati-hati ini sejalan dengan kondisi teknikal Bitcoin.

Sinyal Teknikal Menunjukkan Tren Turun Masih Berlanjut

Pada grafik harian, Bitcoin membentuk lower high antara 15 November hingga 16 Februari. Artinya, harga gagal pulih sekuat reli sebelumnya.

Di saat yang sama, indikator RSI (Relative Strength Index) justru membentuk higher high. Karena kondisi ini terjadi saat tren turun, maka terbentuk hidden bearish divergence.

Pola ini biasanya menandakan kelanjutan tren turun, bukan pembalikan arah ke bullish. Meski momentum sempat membaik, tekanan jual secara keseluruhan masih kuat.

Sejak sinyal ini muncul, harga Bitcoin sudah terkoreksi hampir 6%. Selama sinyal ini masih aktif, peluang mencapai $75.000 terlihat semakin terbatas.

Holder Jangka Panjang Mengurangi Penjualan, Tapi Belum Akumulasi

Perilaku long-term holder (investor yang menyimpan Bitcoin lebih dari 1 tahun) sering menjadi penentu arah pasar.

  • Pada 5 Februari, mereka melakukan penjualan besar dengan pengurangan 244.919 BTC (rata-rata 30 hari).
  • Pada 21 Februari, angka ini membaik menjadi 81.019 BTC, atau penurunan tekanan jual sekitar 67%.

Melambatnya penjualan ini membantu menahan harga dan menjelaskan mengapa sebagian trader masih optimistis.

Namun, para long-term holder masih net seller. Mereka belum mulai mengakumulasi. Tanpa dukungan beli yang kuat dari kelompok ini, Bitcoin belum memiliki tenaga untuk menembus level tinggi seperti $75.000.

Pergerakan Whale Terlihat Terbelah

Aktivitas whale menunjukkan ketidakpastian:

  • Whale terbesar (100.000–1 juta BTC) menambah sekitar 13.460 BTC, menandakan akumulasi secara hati-hati.
  • Whale menengah (10.000–100.000 BTC) justru menjual sekitar 10.000 BTC dalam periode yang sama.

Kondisi ini menunjukkan belum adanya keyakinan bersama. Sebagian whale bersiap untuk rebound, sementara lainnya masih defensif.

Resistance Kuat Tepat di Bawah $75.000

Data distribusi harga beli (cost basis) menunjukkan zona resistance besar di $72.600–$73.200, dengan sekitar 149.000 BTC dibeli di area tersebut.

Saat harga mendekati zona ini, banyak holder kemungkinan akan menjual untuk keluar di harga impas. Sementara itu, kekuatan akumulasi whale saat ini belum cukup untuk menyerap tekanan jual tersebut.

Struktur Harga Bitcoin Masih Terjebak di Rentang Tertentu

Untuk mencapai $75.000, Bitcoin harus menembus $72.200, yang membutuhkan kenaikan lebih dari 6% dari level saat ini.

Jika gagal:

  • Support kuat berada di kisaran $63.800–$64.300
  • Level kunci penurunan ada di $63.300

Jika harga turun di bawah $63.300, maka skenario $60.000 (probabilitas 12% di Polymarket) menjadi semakin realistis.

Kesimpulan

Saat ini, Bitcoin berada dalam kondisi sideways (range-bound):

  • Resistance: sekitar $72.200
  • Support: sekitar $63.300

Artinya, pasar prediksi kemungkinan terlalu optimistis terhadap kenaikan cepat ke $75.000, dan kurang memperhitungkan risiko konsolidasi berkepanjangan atau koreksi lanjutan.