Prediksi Harga Bitcoin pada Juli: Analis Terbelah, BTC Berpotensi Tembus US$70 Ribu atau Mengalami Koreksi Lebih Dalam
Bitcoin Masih di Area Krusial, Analis Terbelah Soal Arah Harga Selanjutnya
Bitcoin (BTC) masih diperdagangkan di sekitar level resistance penting, sehingga memunculkan perbedaan pandangan di kalangan analis mengenai pergerakan harga selanjutnya. Sejumlah analis memperkirakan BTC berpotensi menguat ke kisaran US$67.000–US$70.000 dalam satu hingga dua pekan ke depan. Namun, sebagian lainnya mengingatkan bahwa jika level support utama gagal dipertahankan, Bitcoin bisa kembali mengalami koreksi.
Berikut rangkuman prediksi dari sejumlah analis.
Michaël van de Poppe: Bitcoin Berpotensi Naik ke US$68.000 Sebelum Melanjutkan Reli
Analis kripto Michaël van de Poppe menilai Bitcoin telah berhasil mengubah beberapa moving average penting menjadi area support dan masih mampu bertahan di atas level krusial US$61.000.
Menurutnya, Bitcoin berpeluang mencapai US$68.000 dalam satu hingga dua minggu ke depan. Jika momentum bullish terus berlanjut, harga BTC bahkan dapat bergerak menuju kisaran US$75.000–US$80.000 pada Agustus.
“Saya memperkirakan Bitcoin akan reli menuju US$68.000 dalam satu hingga dua minggu ke depan,” ujar van de Poppe.
Ali Martinez: Level US$64.700 Jadi Penentu
Analis Ali Martinez mengatakan langkah berikutnya bagi Bitcoin akan bergantung pada kemampuannya menembus batas atas channel perdagangan di US$64.700.
Ia menyebut level tersebut sebagai titik breakout utama yang perlu dicermati oleh para trader.
Trader Kalshi Bertaruh Bitcoin Capai US$68.000 Bulan Ini
Sentimen bullish juga terlihat di platform pasar prediksi Kalshi.
Saat ini, para trader di Kalshi memperkirakan Bitcoin memiliki peluang mencapai sekitar US$68.000 sebelum akhir bulan. Prediksi tersebut mencerminkan optimisme bahwa BTC dapat melanjutkan pemulihan selama level support saat ini tetap terjaga.
Crypto Tony: Bullish Selama Support US$61.100 Bertahan
Analis Crypto Tony tetap memiliki pandangan bullish terhadap Bitcoin. Namun, ia menegaskan bahwa skenario positif tersebut berlaku selama harga mampu bertahan di atas level support US$61.100.
Ted Pillows: Penutupan di Atas US$65.000 Sangat Penting
Analis Ted Pillows mengatakan Bitcoin sempat mencoba merebut kembali level US$65.000, tetapi belum berhasil.
Menurutnya, jika BTC mampu ditutup di atas US$65.000 pada grafik harian, harga berpotensi bergerak cepat menuju kisaran US$67.500–US$68.000, sehingga level tersebut menjadi resistance jangka pendek yang sangat penting.
That Martini Guy: Likuiditas Mengarah ke US$65.700
Trader That Martini Guy menilai pergerakan harga Bitcoin berikutnya kemungkinan akan dipengaruhi oleh likuiditas pasar.
Berdasarkan analisisnya, area likuiditas menunjukkan potensi kenaikan harga menuju sekitar US$65.700.
Daan Crypto Trades Bidik Target di Atas US$70.000
Analis Daan Crypto Trades mengatakan Bitcoin harus mampu mempertahankan area support saat ini agar momentum bullish tetap terjaga.
Apabila BTC berhasil menembus resistance di US$65.600 dan kemudian melewati US$67.200, ia memperkirakan reli yang lebih kuat dapat terjadi dengan target berikutnya berada di atas US$70.000.
Peter Schiff Tetap Pesimistis
Di sisi lain, kritikus Bitcoin Peter Schiff masih mempertahankan pandangan bearish-nya.
Menurut Schiff, meskipun banyak investor menyesal karena tidak membeli Bitcoin lebih awal, pada akhirnya mereka bisa saja menyesal karena tidak menjual BTC saat harganya masih berada di atas US$60.000. Ia tetap berpegang pada pandangan negatifnya terhadap Bitcoin meski aset kripto tersebut menunjukkan ketahanan dalam beberapa waktu terakhir.
0 Comments