Proposal Baru Dirancang untuk Memperkuat Ethereum dari Ancaman Serangan Quantum
Solusi Post-Quantum Berpotensi Lindungi Ethereum dari Ancaman Masa Depan
Sebuah riset baru dari peneliti Nicolas Consigny di forum Ethereum Research menunjukkan bahwa SPHINCS+, solusi kriptografi yang dirancang tahan terhadap komputasi kuantum, berpotensi membantu Ethereum menghadapi ancaman serangan quantum di masa depan. Proses verifikasi satu tanda tangan digital diperkirakan membutuhkan sekitar 2 juta gas, atau setara sekitar 7 sen dolar AS dalam kondisi jaringan saat ini.
Consigny juga mengungkapkan bahwa perusahaan keamanan Fable telah melakukan audit awal terhadap sistem tersebut. Namun, pengujian independen tambahan masih diperlukan untuk memastikan keamanan dan ketahanan teknologi ini sebelum digunakan secara lebih luas.
Keunggulan utama solusi ini adalah dapat diintegrasikan tanpa perlu melakukan perubahan besar pada protokol inti Ethereum, sehingga sebagian wallet atau akun dapat memperoleh perlindungan lebih cepat sebelum pembaruan jaringan secara menyeluruh dilakukan.
Komputasi Quantum Jadi Ancaman yang Semakin Serius bagi Blockchain
Proposal ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap perkembangan teknologi komputasi kuantum. Selama beberapa tahun terakhir, para ahli keamanan siber telah memperingatkan bahwa algoritma Shor berpotensi memecahkan sistem kriptografi yang saat ini digunakan untuk melindungi blockchain seperti Ethereum.
Kekhawatiran baru muncul setelah penelitian terbaru dari Google Quantum AI. Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 1.200 logical qubits sudah cukup untuk mengancam sistem kriptografi modern berbasis elliptic curve, yang saat ini menjadi fondasi keamanan Ethereum dan banyak blockchain lainnya.
Meski angka tersebut masih bersifat teoritis dan kemampuan komputer kuantum saat ini belum sampai pada tahap tersebut, estimasi terbaru ini jauh lebih rendah dibanding perkiraan sebelumnya.
Perkembangan ini juga memicu kekhawatiran terkait strategi “collect today, decrypt tomorrow”, yaitu skenario di mana pelaku kejahatan siber mengumpulkan data terenkripsi sekarang untuk dibobol di masa depan saat teknologi quantum sudah cukup kuat.
Walau transaksi Ethereum belum menghadapi ancaman langsung dalam waktu dekat, public key yang terekspos dalam transaksi tertentu berpotensi menjadi target ketika kemampuan komputasi kuantum mencapai level yang lebih matang.
0 Comments