Saham USA Rare Earth (USAR) Melonjak 7,5% Setelah Merger dengan Texas Mineral Resources Rampung

Saham USA Rare Earth (USAR) Melonjak 7,5% Setelah Merger dengan Texas Mineral Resources Rampung

Saham USA Rare Earth Naik 7,5% Usai Akuisisi Texas Mineral Resources Rampung

Saham USA Rare Earth (USAR) naik 7,5% menjadi $20 pada perdagangan Jumat, setelah perusahaan mengumumkan bahwa akuisisi Texas Mineral Resources Corp. telah resmi selesai. Saham USAR sempat menyentuh level tertinggi harian di $20,50.

Akuisisi tersebut pertama kali diumumkan pada 4 Maret 2026 dan dilakukan melalui proses merger dalam dua tahap. Pemegang saham Texas Mineral Resources menerima sekitar 0,04328 saham USAR untuk setiap saham yang mereka miliki. Pecahan saham dibayarkan dalam bentuk tunai.

Penerbitan saham USAR kepada pemegang saham lama Texas Mineral Resources telah memperoleh persetujuan registrasi berdasarkan Securities Act of 1933. Form S-4 perusahaan juga dinyatakan efektif pada 29 Juni 2026.

Sektor Mineral Kritis Ikut Menguat

Kenaikan USAR terjadi di tengah penguatan sektor rare earth atau mineral tanah jarang. Saham MP Materials naik sekitar 8%, sedangkan NioCorp menguat sekitar 3%.

Dalam konteks pasar aset digital, rare earth bukan merupakan aset kripto. Namun, sektor ini semakin mendapat perhatian karena mineral kritis dibutuhkan dalam berbagai teknologi modern, termasuk perangkat elektronik, kendaraan listrik, sistem energi, dan infrastruktur teknologi.

Prospek USAR di Wall Street

Analis Wall Street masih memberikan prospek yang cukup positif untuk USAR. Dari 10 analis yang mengikuti saham tersebut, sembilan memberikan rekomendasi Buy.

Rata-rata target harga berada di sekitar $35,83, jauh di atas harga USAR yang berada di sekitar $20.

Northland Securities mempertahankan rekomendasi Outperform dengan target harga $45. Benchmark Co. tetap memberikan rating Buy, sementara Cantor Fitzgerald mempertahankan rekomendasi Overweight dengan target $40.

Namun, terdapat juga pandangan yang lebih hati-hati. Roth Capital menurunkan target harga dari $40 menjadi $30, meski tetap mempertahankan rating Buy. Canaccord Genuity menaikkan target dari $29 menjadi $32, sedangkan Weiss Ratings menurunkan peringkat USAR menjadi Sell (D-).

Kinerja Q2 2026 Masih Lemah

USAR melaporkan hasil keuangan kuartal II 2026 pada 10 Agustus.

Pendapatan perusahaan mencapai $5,82 juta, di bawah ekspektasi Wall Street sebesar $8 juta. USAR juga mencatat kerugian per saham atau EPS sebesar $0,15, lebih buruk dibandingkan estimasi kerugian $0,07 per saham.

Wall Street memperkirakan perusahaan masih membukukan kerugian sekitar $0,47 per saham untuk sepanjang 2026.

Di sisi lain, sejumlah investor institusional mulai meningkatkan eksposur mereka terhadap USAR. Weiss Asset Management membangun posisi baru senilai sekitar $17,1 juta pada kuartal I, sementara Encompass Capital Advisors membuka posisi sekitar $7 juta. Swiss National Bank juga meningkatkan kepemilikannya sebesar 67,6%.

USAR Naik 56% Sejak Awal Tahun

Secara keseluruhan, saham USAR telah menguat sekitar 56% sejak awal 2026.

Moving average 50 hari berada di sekitar $18,91, sementara moving average 200 hari berada di sekitar $20,45. USAR memiliki beta 2,55, yang menunjukkan bahwa saham ini cenderung memiliki volatilitas lebih tinggi dibandingkan pasar secara keseluruhan.

Bagi investor yang mengikuti sektor teknologi, aset digital, dan infrastruktur strategis, perkembangan USAR menarik untuk diperhatikan karena rare earth menjadi bagian penting dari rantai pasok teknologi modern. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan pendapatan dan mencapai profitabilitas.

Dengan selesainya akuisisi Texas Mineral Resources, fokus pasar selanjutnya adalah melihat apakah merger tersebut dapat memperkuat posisi USA Rare Earth dalam industri mineral kritis AS dan mendukung pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.