Trader Opsi Bitcoin Masih Waspada karena Glassnode Menilai Risiko Belum Mereda
Harga Bitcoin kembali turun di bawah level US$78.000 setelah gagal menembus area resistance terdekat. Kondisi ini membuat trader opsi kripto masih bersikap waspada, menurut data terbaru dari perusahaan analitik blockchain Glassnode.
Glassnode mengungkapkan pasar opsi Bitcoin masih menunjukkan ekspektasi volatilitas yang rendah dalam jangka pendek. Namun di saat yang sama, permintaan terhadap instrumen lindung nilai (hedging) untuk mengantisipasi penurunan harga masih cukup tinggi.
“Bitcoin kembali turun di bawah US$78.000 setelah ditolak di area tertinggi range harga terbaru,” tulis Glassnode.
Salah satu indikator utama datang dari implied volatility (IV) Bitcoin yang kembali melemah setelah sempat naik singkat awal pekan ini. IV kontrak opsi mingguan kini berada di sekitar 31%, turun dari sebelumnya 39%.
Penurunan IV menandakan pasar belum memperkirakan pergerakan harga ekstrem dalam waktu dekat. Meski begitu, pelaku pasar masih aktif membeli proteksi terhadap risiko koreksi harga Bitcoin.
Glassnode juga mencatat indikator skew masih didominasi oleh put option, yang menunjukkan trader lebih memilih strategi perlindungan terhadap penurunan harga dibanding berspekulasi pada kenaikan harga BTC.
Selain itu, skew index ratio untuk sebagian besar tenor masih berada di bawah level 1. Artinya, premi put option masih lebih mahal dibanding call option. Hanya kontrak opsi tenor enam bulan yang masih menunjukkan optimisme terhadap potensi kenaikan Bitcoin dalam jangka panjang.
Di sisi lain, volatilitas aktual Bitcoin selama satu bulan terakhir turun mendekati 27%, sementara implied volatility masih bertahan di kisaran 35%. Menurut Glassnode, kondisi ini menunjukkan pasar opsi masih mengantisipasi pergerakan harga yang lebih besar dibanding kondisi pasar saat ini.
Risiko tambahan juga muncul dari struktur gamma di area US$75.000. Glassnode menemukan adanya short gamma cluster dengan eksposur negatif sekitar US$3,2 miliar di bawah harga spot Bitcoin. Dalam pasar derivatif kripto, posisi short gamma dapat memperbesar volatilitas ketika harga bergerak mendekati level tertentu.
Sementara itu, area US$78.000 hingga US$80.000 diperkirakan menjadi resistance kuat yang berpotensi menahan kenaikan harga BTC dalam jangka pendek.
Data arus transaksi opsi selama sepekan terakhir juga menunjukkan sentimen defensif masih mendominasi pasar. Aktivitas pembelian put option sedikit lebih tinggi, sedangkan penjualan call option tetap elevated, menandakan minat terhadap upside Bitcoin masih terbatas.
Glassnode menyimpulkan pasar opsi Bitcoin saat ini belum menunjukkan kepanikan besar, tetapi pelaku pasar masih cenderung berhati-hati dan lebih fokus pada perlindungan risiko downside dibanding mengejar reli harga baru.
0 Comments