XRP Diproyeksikan Naik 22%, Ripple Dinilai Masih Undervalued

XRP Diproyeksikan Naik 22%, Ripple Dinilai Masih Undervalued

Harga XRP Naik 18%, Berpeluang Tembus $1,50?

XRP diperdagangkan di sekitar US$1,30, naik sekitar 18% dalam satu hari. Kenaikan ini melanjutkan reli XRP yang sebelumnya mencapai sekitar 22% dalam 24 jam.

Kenaikan tersebut terjadi meski masih ada sejumlah prediksi bearish. Lantas, apa yang mendorong XRP naik dan apakah investor akan mulai mengalihkan dana ke aset kripto lain setelah mengambil keuntungan?

Mengapa Harga XRP Naik?

Kenaikan XRP bukan terjadi sendirian. Pergerakan ini merupakan bagian dari pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.

Dua perkembangan penting pada 19 Agustus turut meningkatkan sentimen pasar. Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk meningkatkan program pembelian kembali obligasi jangka panjang, yang berpotensi meningkatkan likuiditas di pasar keuangan.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump kembali menyampaikan ambisinya untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam industri Bitcoin. Ia juga mendorong Kongres untuk melanjutkan pembahasan CLARITY Act, yang bertujuan memberikan aturan yang lebih jelas bagi industri kripto.

Setelah berbagai katalis tersebut, kapitalisasi pasar kripto global naik sekitar 8% menjadi US$2,5 triliun dalam 24 jam.

XRP ikut mendapatkan keuntungan dari reli pasar tersebut dan mencatat kenaikan lebih besar dibandingkan sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar lainnya.

Apakah XRP Bisa Tembus US$1,50?

XRP sempat mencapai level tertinggi harian sekitar US$1,32 dalam periode 24 jam terakhir.

Kini, trader memperhatikan area US$1,30–US$1,34 karena zona tersebut berpotensi menjadi resistance penting. Jika XRP mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, peluang menuju level US$1,50 bisa semakin terbuka.

Sementara itu, area US$1,00–US$1,10 menjadi support penting. Level US$1 juga menjadi area psikologis bagi XRP setelah beberapa kali diuji pada awal bulan ini.

Namun, prospek XRP masih terbagi. Beberapa indikator momentum menunjukkan risiko penurunan menuju US$0,62 jika reli kehilangan kekuatan.

Di sisi lain, Standard Chartered masih mempertahankan target harga XRP jangka panjang di US$2,80.

Perbedaan yang cukup besar antara proyeksi tersebut menunjukkan bahwa sentimen terhadap XRP masih belum sepenuhnya stabil meskipun harganya sedang reli.

Apakah Investor Akan Beralih dari XRP?

Kenaikan sekitar 22% menunjukkan bahwa membeli XRP saat harga turun dapat memberikan keuntungan yang besar. Namun, XRP saat ini sudah menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar besar.

Artinya, kenaikan dalam persentase yang sangat tinggi dari level saat ini membutuhkan aliran modal baru yang jauh lebih besar.

Karena itu, sebagian trader mungkin mulai melihat proyek kripto yang masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang pertumbuhan lebih besar.

Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah Bitcoin Hyper ($HYPER). Proyek ini memposisikan dirinya sebagai Layer 2 Bitcoin yang dirancang untuk menghadirkan transaksi lebih cepat serta fitur smart contract ke ekosistem Bitcoin.

Bitcoin Hyper mengklaim menggunakan teknologi SVM dan bridge terdesentralisasi untuk menghubungkan jaringan Layer 2 dengan jaringan utama Bitcoin.

Presale Bitcoin Hyper saat ini berada di sekitar US$0,013685 dan dilaporkan telah mengumpulkan sekitar US$33 juta. Proyek tersebut juga menawarkan reward staking bagi peserta awal.

Tujuan utamanya adalah mengatasi sejumlah keterbatasan Bitcoin, seperti transaksi yang relatif lambat, biaya yang lebih tinggi, dan keterbatasan dalam menjalankan aplikasi yang dapat diprogram, sambil tetap memanfaatkan Bitcoin sebagai lapisan dasar.

Kesimpulan

Reli XRP terbaru didukung oleh pemulihan pasar kripto secara keseluruhan serta perkembangan positif terkait kebijakan kripto di Amerika Serikat.

Area US$1,30–US$1,34 akan menjadi level penting yang perlu diperhatikan. Jika XRP berhasil menembus resistance tersebut, peluang menuju US$1,50 dapat semakin terbuka. Namun, jika gagal, harga berpotensi kembali menguji area support.

Bagi trader yang sudah memperoleh keuntungan dari reli XRP, pertanyaan berikutnya adalah apakah tetap mempertahankan posisi atau mengalihkan sebagian modal ke proyek kripto berkapitalisasi lebih kecil yang menawarkan potensi kenaikan lebih tinggi.

Catatan: Proyeksi harga dan klaim potensi keuntungan bersifat spekulatif. Presale dan staking juga memiliki risiko, sehingga investor perlu melakukan riset sebelum mengambil keputusan.