XRPL Bersiap untuk Penggunaan Kredit Institusional lewat Single Asset Vault dari Soil
Soil Luncurkan Single Asset Vault Institusional untuk Pinjaman On-Chain
ORQO Group, manajer aset institusional yang telah teregulasi secara global, meluncurkan produk pinjaman on-chain terbaru melalui platform fintech miliknya, Soil. Pada 9 Februari, Soil memperkenalkan Single Asset Vault (SAV) di XRP Ledger (XRPL) untuk mendukung aktivitas pinjaman berbasis blockchain yang tetap patuh terhadap regulasi.
Inisiatif ini bertujuan mengatasi masalah umum dalam pinjaman institusional, di mana dana, data, dan pengawasan sering tersebar di berbagai bank, kustodian, dan sistem internal. CEO ORQO Group, Nick Motz, menyebut bahwa teknologi Web3 kini sudah siap mendukung aktivitas institusional berskala besar, bukan sekadar eksperimen teknis.
Melalui Soil, aktivitas pinjaman dicatat langsung di XRPL, sementara proses penilaian kredit dan manajemen risiko tetap dilakukan secara off-chain. Pendekatan ini menekan biaya operasional tanpa mengorbankan standar institusional. Soil juga menyebut bahwa struktur ini mendukung pengembangan amandemen XLS-66, yang akan memperkuat fitur pinjaman di XRPL.
Single Asset Vault memungkinkan institusi mengumpulkan modal dalam satu struktur on-chain. Dengan begitu, data dana yang digunakan, bunga yang berjalan, dan pembayaran kembali tercatat secara terpusat, sekaligus menawarkan penyelesaian transaksi yang cepat dan biaya transaksi yang stabil. Dana di dalam vault menggunakan denominasi RLUSD, sehingga transaksi dapat diproses hampir seketika dengan biaya yang dapat diprediksi.
Ke depan, proses utama dalam siklus pinjaman—seperti pembentukan pinjaman, perhitungan bunga, dan pencatatan pembayaran—akan dijalankan melalui XRPL Lending Protocol. Sementara itu, underwriting, analisis peminjam, dan pengelolaan risiko kredit tetap dilakukan di luar blockchain, sesuai praktik pinjaman institusional. Laporan keuangan dan akuntansi dapat langsung diambil dari data on-chain, sehingga mengurangi kebutuhan rekonsiliasi manual.
Soil merancang SAV dengan model permissioned hybrid, yang ditujukan untuk institusi teregulasi, bukan pengguna DeFi anonim. Sistem ini dilengkapi dengan verifikasi identitas, proses KYC dan KYB, serta penyaringan dompet. Selain itu, institusi mengikuti aturan pinjaman berjangka tetap dan strategi penempatan dana yang telah ditentukan.
Melalui mekanisme ini, Soil mengumpulkan RLUSD dari lender institusional seperti family office dan manajer dana. Dana tersebut kemudian disalurkan ke strategi investasi institusional, termasuk pasar uang dan kredit swasta, dengan target imbal hasil sekitar 8% APR.
Soil menilai Single Asset Vault sebagai langkah penting menuju pengelolaan aset on-chain yang otomatis dan dapat diskalakan. Bagi ekosistem XRPL, produk ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi blockchain dapat mendukung pasar kredit institusional yang patuh regulasi. Meski amandemen XLS-66 belum aktif di mainnet, Soil sudah mulai membangun dan menguji struktur vault di XRPL, serta berencana mendemonstrasikan alur dana setelah amandemen tersebut resmi diluncurkan.
0 Comments