Natal, Taylor Swift Donasikan Rp16 Miliar untuk Asosiasi Jantung

Natal, Taylor Swift Donasikan Rp16 Miliar untuk Asosiasi Jantung

Taylor Swift Tunjukkan Kepedulian Sosial Jelang Natal, Donasikan USD 2 Juta untuk Isu Kemanusiaan dan Kesehatan

Taylor Swift kembali membuktikan bahwa pengaruh besarnya tidak hanya terasa di industri musik, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan. Menjelang perayaan Natal 2025, penyanyi pop global tersebut menyumbangkan total dana sebesar USD 2 juta, masing-masing USD 1 juta kepada dua organisasi nirlaba terkemuka di Amerika Serikat, yaitu Feeding America dan American Heart Association (AHA).

Kedua lembaga tersebut secara resmi mengonfirmasi penerimaan donasi pada Selasa (23/12/2025), sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Taylor Swift dalam mendukung isu sosial, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat luas.

Penghormatan untuk Sang Ayah dan Kepedulian pada Kesehatan Jantung

Dilansir dari People pada Rabu (24/12/2025), sebagian dari donasi besar ini diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah, Scott Swift, yang kini berusia 73 tahun. Scott diketahui menjalani operasi bypass ganda pada awal tahun 2025 setelah didiagnosis mengalami masalah serius pada jantungnya.

Meski operasinya berjalan lancar, proses pemulihan yang panjang menjadi pengalaman emosional bagi keluarga Swift. Pada Juli lalu, Scott telah melewati lima bulan masa pascaoperasi, sebuah periode yang memperdalam kesadaran Taylor akan pentingnya deteksi dini, pencegahan, serta akses perawatan penyakit kardiovaskular.

Pengalaman pribadi inilah yang mendorong Taylor untuk memberikan dukungan besar kepada American Heart Association, organisasi yang selama ini fokus pada riset, edukasi, dan pencegahan penyakit jantung—penyebab kematian nomor satu di Amerika Serikat.

Dalam siaran pers resmi, AHA menyebutkan bahwa kontribusi Taylor Swift akan digunakan untuk mempercepat penelitian ilmiah, memperkuat program pencegahan, serta memperluas akses terhadap perawatan penyelamat nyawa bagi komunitas yang selama ini kurang terlayani.

“Dengan kontribusinya, Taylor Swift akan membantu mempercepat kemajuan ilmiah, meningkatkan upaya pencegahan dan pengobatan, serta memperluas akses terhadap perawatan jantung yang dapat menyelamatkan nyawa di berbagai komunitas,” tulis AHA dalam pernyataannya.

Apresiasi dari American Heart Association

CEO American Heart Association, Nancy Brown, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi filantropi tersebut. Menurutnya, dampak donasi Taylor jauh melampaui nilai finansial semata.

“Kedermawanan luar biasa Taylor Swift akan menciptakan perubahan yang berkelanjutan, jauh melampaui nilai uangnya,” ujar Brown. “Pengalaman keluarganya dengan penyakit kardiovaskular adalah sesuatu yang sangat umum dan memengaruhi hampir setengah dari orang dewasa di Amerika Serikat. Komitmen ini berpotensi mendorong lebih banyak orang untuk lebih peduli pada kesehatan jantung mereka.”

Data dari AHA menunjukkan bahwa hampir 48% orang dewasa Amerika hidup dengan beberapa bentuk penyakit kardiovaskular, menjadikan isu ini sebagai tantangan kesehatan nasional yang mendesak.

Dukungan pada Isu Kelaparan Lewat Feeding America

Selain fokus pada kesehatan, Taylor Swift juga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu kelaparan dan ketahanan pangan melalui donasi kepada Feeding America. Organisasi ini merupakan jaringan bank makanan terbesar di AS, yang melayani lebih dari 40 juta orang setiap tahunnya, termasuk anak-anak dan lansia.

Donasi tersebut datang di saat yang krusial, mengingat lonjakan kebutuhan bantuan pangan selama musim liburan dan meningkatnya tekanan ekonomi akibat inflasi serta biaya hidup yang tinggi di berbagai wilayah Amerika Serikat.

Feeding America menyatakan bahwa kontribusi Taylor Swift akan membantu menyediakan jutaan makanan bagi keluarga yang membutuhkan, terutama selama periode Natal dan tahun baru.

Kisah Keluarga yang Menginspirasi Aksi Nyata

Dilansir dari ABC News pada Rabu (24/12/2025), Taylor Swift sebelumnya sempat berbagi kisah keluarganya menghadapi penyakit kardiovaskular saat tampil perdana di podcast New Heights, yang dipandu oleh tunangannya, Travis Kelce, pada Agustus lalu.

Dalam perbincangan tersebut, pelantun lagu “Anti-Hero” itu mengungkapkan bagaimana operasi jantung sang ayah menjadi momen yang mengubah cara pandangnya terhadap kesehatan dan kehidupan. Ia menekankan pentingnya kesadaran akan gejala awal penyakit jantung serta perlunya dukungan sistem kesehatan yang inklusif.

Konsistensi Filantropi Taylor Swift

Aksi ini menambah panjang daftar kegiatan filantropi Taylor Swift selama bertahun-tahun. Sebelumnya, ia dikenal aktif menyumbang untuk bantuan bencana alam, pendidikan, hak perempuan, serta komunitas pekerja industri hiburan. Pada tur dunianya, The Eras Tour, Taylor juga memberikan bonus besar kepada kru dan staf pendukung sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.

Melalui donasi Natal kali ini, Taylor Swift sekali lagi menunjukkan bahwa ketenaran dan kekayaan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan dampak sosial yang nyata—baik dalam menyelamatkan nyawa, mengurangi kelaparan, maupun meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesehatan yang krusial.