$14 Miliar Hilang dari Ekosistem DeFi Setelah Eksploitasi KelpDAO Guncang Pasar Lending
Dampak KelpDAO Tekan Pasar DeFi, Miliaran Dolar Keluar dalam 24 Jam
Pada akhir pekan lalu, Bitcoin.com News melaporkan insiden eksploitasi KelpDAO yang melibatkan pencurian sekitar 116.500 rsETH. Aset tersebut kemudian digunakan sebagai jaminan (collateral) di berbagai protokol DeFi, yang memicu pembekuan sistem dan munculnya utang bermasalah (bad debt), terutama di platform pinjaman Aave.
Karena rsETH banyak digunakan sebagai jaminan di berbagai protokol DeFi yang saling terhubung, dampak eksploitasi ini dengan cepat menyebar. Akibatnya, terjadi gangguan likuiditas dan pembekuan di sejumlah platform, sehingga tekanan menjalar ke seluruh ekosistem DeFi.
Sejak kejadian tersebut, total value locked (TVL) di seluruh protokol DeFi yang dilacak oleh DefiLlama turun sekitar $14,17 miliar, dari $99,49 miliar menjadi $85,32 miliar.
Dalam sepekan terakhir, TVL Aave turun 32,44% menjadi $17,038 miliar. Secara total, Aave kehilangan lebih dari $8 miliar, atau sekitar 57,73% dari total dana yang keluar dari sektor DeFi sejak 18 April. Sebelumnya Aave merupakan protokol dengan TVL terbesar, namun kini posisinya digantikan oleh Lido.
Di sektor lainnya, beberapa protokol juga mencatat arus keluar dana yang cukup besar dalam sepekan terakhir:
- Morpho turun 9,62%
- Ethena turun 7,79%
- Sky turun 9,76%
Sementara itu, penurunan lebih tajam terjadi pada:
- Spark turun sekitar 31,6%
- Curve Finance turun 11,09%
- Pendle turun 12,4%
Beberapa protokol bahkan mengalami penurunan drastis:
- Solv Protocol turun 68,09%
- EulerDAO turun 51,74%
- Predict Fun turun 51,64%
Penurunan juga terjadi pada:
- Merlinswap (-42,4%)
- Overnight Finance (-40,13%)
- Sentora (-38,52%)
- Abracadabra (-33,42%)
- Apebond (-33,34%)
- Vectis Finance (-30,69%)
Di sisi lain, tidak semua sektor mengalami tekanan. Beberapa segmen seperti liquid staking dan produk berbasis aset dunia nyata (real-world assets/RWA) justru mencatat pertumbuhan dalam tujuh hari terakhir.
Kesimpulan:
Insiden ini menunjukkan bahwa ekosistem DeFi sangat saling terhubung. Ketika satu protokol mengalami masalah, dampaknya bisa cepat menyebar dan memicu penarikan dana besar-besaran. Namun, di tengah tekanan tersebut, sektor seperti liquid staking dan RWA masih tetap menarik minat investor.
0 Comments