Adopsi Bitcoin oleh Perusahaan Tak Terhindarkan, Kata Scaramucci

Adopsi Bitcoin oleh Perusahaan Tak Terhindarkan, Kata Scaramucci

Anthony Scaramucci: Perusahaan Akan Mulai Simpan Bitcoin Seperti SpaceX

Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, memprediksi bahwa semakin banyak perusahaan akan menyimpan Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.

Pernyataan ini muncul setelah SpaceX tetap mempertahankan kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar, meskipun mengalami kerugian finansial yang signifikan. Menurutnya, SpaceX menjadi bukti nyata bahwa Bitcoin bisa digunakan sebagai aset cadangan strategis perusahaan.

“Ke depannya, semua perusahaan akan memiliki Bitcoin di neraca mereka,” ujarnya.

SpaceX Tetap Pegang Bitcoin Meski Rugi

Data terbaru menunjukkan bahwa SpaceX tetap berkomitmen pada aset kripto ini.

Berdasarkan data dari Arkham Intelligence dan laporan The Information, SpaceX saat ini memiliki sekitar 8.285 BTC, dengan nilai lebih dari $600 juta.

Meski mengalami kerugian hingga $5 miliar, perusahaan tidak menjual Bitcoin-nya untuk menutup kerugian tersebut.

Pendapatan Naik, Tapi Beban Lebih Besar

Pada tahun 2025, SpaceX mencatat pendapatan sebesar $18,5 miliar. Namun, kerugian besar berasal dari investasi di bidang kecerdasan buatan, khususnya proyek xAI.

Walaupun begitu, kepemilikan Bitcoin SpaceX tidak berubah sejak pertengahan 2024.

Sudah Beli Bitcoin Sejak Awal

Menariknya, SpaceX sudah mulai membeli Bitcoin bahkan sebelum Tesla, yang juga dimiliki oleh Elon Musk.

Data blockchain menunjukkan bahwa pembelian pertama Bitcoin dilakukan pada 31 Desember. Musk kemudian mengonfirmasi hal ini pada 2021, sekaligus mengungkap bahwa ia juga memiliki Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin secara pribadi.

IPO Akan Buka Kepemilikan Bitcoin ke Publik

Jika SpaceX melanjutkan rencana IPO (Initial Public Offering), perusahaan wajib melaporkan kepemilikan Bitcoin mereka—sekitar $603 juta—dalam dokumen resmi publik untuk pertama kalinya.

Langkah ini berpotensi membuat Bitcoin semakin diterima sebagai aset jangka panjang bagi perusahaan, terutama karena diadopsi oleh perusahaan besar seperti SpaceX.