Michael Saylor: Kenaikan Bitcoin 2% Sudah Cukup untuk Menutup Dividen MicroStrategy Selamanya
MicroStrategy mengungkapkan bahwa mereka hanya membutuhkan pertumbuhan sekitar 2% pada Bitcoin untuk dapat mendanai pembayaran dividen hingga miliaran dolar. Indikator yang digunakan adalah BTC Breakeven Annual Rate of Return (ARR), yaitu tingkat kenaikan minimum harga Bitcoin yang dibutuhkan untuk menutup kewajiban dividen dari saham preferen mereka, termasuk STRC.
Menurut Michael Saylor, angka breakeven tersebut berada di kisaran 2,05%. Artinya, jika harga Bitcoin tumbuh lebih cepat dari angka itu dalam jangka panjang, perusahaan dapat terus membayar dividen tanpa perlu menerbitkan saham baru. Angka ini juga jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata imbal hasil tahunan Bitcoin secara historis.
Saat ini, MicroStrategy memiliki sekitar 766.970 BTC yang dibeli dengan harga rata-rata US$75.648 per koin, dengan total nilai kepemilikan mencapai sekitar US$54,58 miliar. Berdasarkan data internal perusahaan, cadangan tersebut diperkirakan cukup untuk menopang pembayaran dividen hingga sekitar 48,7 tahun ke depan.
Salah satu instrumen yang digunakan adalah STRC (Variable Rate Series A Perpetual Preferred Stock), yang menawarkan imbal hasil sekitar 11,5% per tahun dan dibayarkan dalam bentuk dividen tunai setiap bulan. Harga saham ini diperdagangkan di sekitar nilai nominal US$100. Dana yang diperoleh dari penerbitan STRC kemudian digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, sehingga memperbesar akumulasi aset perusahaan.
Dengan tingkat breakeven yang rendah, strategi ini menunjukkan bahwa bahkan kenaikan harga Bitcoin yang relatif kecil dalam jangka panjang sudah cukup untuk mendukung pembayaran dividen berimbal hasil tinggi, sekaligus memungkinkan perusahaan terus menambah kepemilikan Bitcoin.
0 Comments