Anthony Pompliano Sebut Industri Kripto Sedang “Lesu”, dan Ini Justru Kabar Baik
Anthony Pompliano, seorang investor Bitcoin dan komentator kripto, mengatakan bahwa sebagian besar industri kripto sudah “mati” dan pasar belum sepenuhnya menyadari hal tersebut.
Dalam sebuah video yang diunggah di X pada 6 Mei, ia berpendapat bahwa banyak bagian dari sektor kripto—terutama blockchain yang tidak terpakai, token yang tidak likuid, dan proyek spekulatif—sedang perlahan menghilang. Sementara itu, hanya bagian yang memiliki kegunaan nyata yang menurutnya akan bertahan dan menyatu dengan sistem keuangan yang lebih luas.
Pompliano mengatakan unggahannya sebelumnya yang menyebut “sebagian besar industri kripto sudah mati dan tidak akan kembali” mendapat banyak reaksi keras. Ia bahkan menyebut dirinya berkali-kali ditanya soal pernyataan itu saat menghadiri konferensi Consensus di Miami. Namun setelah mengikuti acara tersebut, ia mengaku semakin yakin dengan pandangannya.
“Ghost chain” dan “zombie coin”
Ia menjelaskan masalah utama yang ia lihat adalah mekanisme dalam kripto yang tidak seperti industri tradisional. Dalam bisnis biasa, perusahaan yang gagal akan tutup dan modalnya berpindah ke ide yang lebih kuat. Namun di kripto, blockchain bisa tetap berjalan meski hampir tidak ada aktivitas, dan token bisa tetap ada meski nilainya sudah tidak relevan.
Pompliano menyebutnya sebagai “ghost chain” (jaringan yang masih aktif secara teknis tetapi minim penggunaan) dan “zombie coin” (token yang kehilangan komunitas dan likuiditas, tetapi masih ada di pasar).
Ia juga menyoroti skala masalah ini, dengan menyebut ada jutaan token dan ribuan blockchain. Menurutnya, tidak realistis jika semuanya bisa bertahan di masa depan.
Pergeseran dari idealisme ke spekulasi
Pompliano juga menilai bahwa industri kripto telah berubah secara budaya. Pada awalnya, banyak pelaku kripto adalah “missionaries” atau pendukung ideologis yang percaya pada visi Bitcoin dan teknologi blockchain. Namun kini, ia melihat lebih banyak “mercenaries” atau pelaku yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek.
Hal ini terlihat dari maraknya meme coin, proyek scam, manipulasi pasar, serta peluncuran token yang lebih mengutamakan hype daripada kegunaan.
Wall Street mulai masuk
Ia juga menyoroti masuknya lembaga keuangan besar ke dunia kripto. Contohnya, Morgan Stanley yang berencana menawarkan perdagangan Bitcoin melalui E-Trade. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa institusi besar mulai menjadi pemain utama dalam distribusi akses kripto.
Di sisi lain, perusahaan kripto juga mulai masuk ke produk keuangan tradisional seperti saham, opsi, dan komoditas. Akibatnya, batas antara kripto dan keuangan konvensional semakin kabur.
Tidak semua kripto akan mati
Meski terdengar sangat negatif, Pompliano menegaskan bahwa tidak semua kripto akan hilang. Ia memperkirakan nilai akan terkonsentrasi pada empat area utama: Bitcoin, stablecoin, infrastruktur blockchain, dan tokenisasi aset dunia nyata.
Menurutnya, proyek spekulatif akan tersingkir, sementara bagian yang benar-benar berguna akan masuk ke sistem keuangan utama.
Pada saat pernyataannya, total kapitalisasi pasar kripto berada di sekitar US$2,65 triliun
0 Comments