Binance dan Franklin Templeton Luncurkan Agunan Dana Ter-tokenisasi untuk Investor Institusi

Binance dan Franklin Templeton Luncurkan Agunan Dana Ter-tokenisasi untuk Investor Institusi

Franklin Templeton dan Binance Perluas Infrastruktur Trading Off-Exchange

Franklin Templeton dan bursa kripto Binance terus memperkuat infrastruktur untuk investor institusi seiring meningkatnya tren tokenisasi aset. Pada 11 Februari, Binance mengumumkan peluncuran program off-exchange collateral bersama Franklin Templeton.

Melalui program ini, klien institusi yang memenuhi syarat dapat menggunakan tokenized money market fund (MMF) milik Franklin Templeton sebagai jaminan (kolateral) untuk trading di Binance. Token MMF tersebut diterbitkan lewat Benji Technology Platform, sementara aset dasarnya tetap disimpan di kustodian pihak ketiga, bukan di bursa.

CEO Binance Richard Teng mengatakan kerja sama ini meningkatkan efisiensi trading sekaligus menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dengan pasar kripto. Dengan skema ini, institusi dapat tetap melakukan trading di Binance tanpa harus memindahkan aset ke dalam exchange.

Head of Digital Assets Franklin Templeton, Roger Bayston, menjelaskan bahwa program ini memungkinkan klien tetap mendapatkan imbal hasil (yield) sambil menjaga keamanan aset di kustodian pihak ketiga. Struktur ini juga dirancang agar sejalan dengan regulasi dan memberikan perlindungan risiko yang lebih baik bagi investor institusi.

Sementara itu, Head of VIP & Institutional Binance, Catherine Chen, menilai integrasi aset dunia nyata yang ditokenisasi (real-world assets/RWA) ke dalam sistem trading menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan ekosistem kripto.

Dalam skema ini, nilai kolateral dari token MMF tercermin di sistem trading Binance, tetapi kepemilikan token tetap berada di luar exchange. Model ini bertujuan mengurangi risiko counterparty tanpa mengorbankan efisiensi penggunaan modal. CEO Ceffu, Ian Loh, menambahkan bahwa investor institusi kini semakin membutuhkan model trading yang fokus pada manajemen risiko namun tetap fleksibel.

Program ini sudah resmi berjalan dan merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis yang dimulai pada September 2025. Inisiatif ini juga sejalan dengan meningkatnya permintaan institusi terhadap instrumen yang stabil, menghasilkan yield, dan kompatibel dengan sistem settlement berbasis blockchain. Seiring berkembangnya tokenisasi, money market fund semakin berperan sebagai jembatan antara produk keuangan teregulasi dan pasar kripto.