Mudik Gratis Jasa Raharja 2026 Dibuka Hari Ini
Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pengaturan BUMN bersama Danantara kembali menggelar Program Mudik Gratis 2026 Bersama BUMN dengan mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan.” Program tahunan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dan BUMN dalam memastikan kelancaran arus mudik nasional sekaligus memperkuat aspek keselamatan, kenyamanan, dan pemerataan akses transportasi bagi masyarakat.
Mudik Gratis 2026 tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga menyasar kelompok rentan, termasuk warga yang terdampak bencana alam di berbagai daerah. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, serta selamat hingga tujuan, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik.
Salah satu BUMN yang kembali berpartisipasi aktif dalam program ini adalah PT Jasa Raharja. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Mudik Gratis 2026 yang dimulai pada Kamis, 12 Februari 2026.
“Pendaftaran siap dibuka! Pendaftaran dibuka 12 Februari 2026, pukul 15.00 WIB,” tulis akun resmi Instagram @pt_jasaraharja, Kamis (12/2/2026).
Dalam pengumuman tersebut, Jasa Raharja juga mengimbau calon peserta untuk mempersiapkan diri lebih awal. Peserta diminta memastikan akun telah aktif serta seluruh data pribadi dan data penumpang telah dilengkapi agar proses pemesanan tiket berjalan lebih cepat dan lancar. Program Mudik Gratis BUMN 2026 ini menjadi salah satu yang paling dinanti masyarakat karena kuota terbatas dan rute yang menjangkau berbagai daerah tujuan utama mudik.
Kemenhub Kembali Gelar Mudik Gratis Lebaran 2026
Selain melalui BUMN, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga kembali menyelenggarakan program mudik gratis menggunakan berbagai moda transportasi pada periode Lebaran 2026. Program ini bertujuan untuk mengelola pergerakan masyarakat secara lebih merata saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri, sekaligus menekan potensi lonjakan kendaraan pribadi di jalan raya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan kapasitas angkutan dalam jumlah besar. Kemenhub menyediakan 401 unit bus dengan tujuan ke 34 kota di 9 provinsi, serta kuota 50.000 penumpang kelas ekonomi untuk angkutan laut. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 28.182 kursi kereta api untuk jalur Pulau Jawa lintas Utara, Tengah, dan Selatan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur darat utama, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memberikan alternatif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.
Ramp Check dan Kesiapan Infrastruktur
Untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, Kemenhub juga melakukan ramp check atau uji kelaikan terhadap seluruh moda transportasi, mulai dari angkutan darat, laut, udara, hingga kereta api. Pemeriksaan ini mencakup kondisi armada, kelengkapan keselamatan, serta kesiapan awak transportasi.
Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan, baik jalan tol maupun jalan arteri nasional. Kemenhub berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar kualitas jalan dan fasilitas pendukung dalam kondisi optimal selama periode mudik.
“Ini kami koordinasikan agar masyarakat yang melintasi jalan tol maupun jalan nasional dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Menhub, Selasa (10/2/2026).
Stimulus Transportasi Rp 911 Miliar
Sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat, pemerintah juga mengumumkan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi dengan total anggaran mencapai Rp 911,16 miliar selama periode Lebaran 2026. Stimulus ini mencakup potongan harga untuk tiket kereta api, kapal laut, hingga pesawat udara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa anggaran tersebut berasal dari kombinasi APBN dan non-APBN. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong mobilitas saat libur panjang, sekaligus mendukung pemulihan sektor transportasi dan pariwisata.
“Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp 911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN,” kata Airlangga.
Diskon Kereta Api Hingga 30 Persen
Khusus untuk angkutan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memberikan diskon tiket hingga 30 persen selama 15 hari, yakni pada periode 14–29 Maret 2026. Program ini menargetkan sekitar 1,2 juta penumpang, terutama pada rute-rute favorit mudik Lebaran.
Selain kereta api, diskon tarif juga diterapkan pada angkutan laut dan penyeberangan. PT Pelni (Persero) memberikan potongan harga untuk kapal laut, sementara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon pada layanan penyeberangan antar pulau.
Dengan kombinasi program mudik gratis, diskon tarif transportasi, serta peningkatan pengawasan keselamatan, pemerintah berharap pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan inklusif, serta memberikan pengalaman mudik yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
0 Comments