Bitcoin Bangkit 1,2% ke Atas US$80.000, Zcash dan MemeCore Pimpin Kenaikan Kripto
Harga Bitcoin (BTC) mulai pulih setelah sempat turun di bawah US$80.000. Namun, kenaikan ini masih tergolong terbatas karena Bitcoin tetap mencatat penurunan dalam perdagangan mingguan. Di sisi lain, sejumlah altcoin seperti Zcash (ZEC), Hyperliquid (HYPE), dan MemeCore justru mencatat kenaikan lebih besar.
Pada perdagangan terbaru, Bitcoin menguat 1,2% dalam 24 jam dan naik 0,28% dalam satu jam. Meski demikian, harga BTC masih terkoreksi 2,52% dalam tujuh hari terakhir.
Sementara itu, Ethereum (ETH) mencatat kenaikan harian sebesar 1,8% ke level US$2.350. Namun, aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut masih melemah 4,4% dalam sepekan.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar kripto mulai mendapatkan momentum pemulihan. Meski begitu, investor masih berhati-hati menghadapi sejumlah faktor ekonomi yang dapat memengaruhi arah harga aset digital.
Keputusan The Fed Jadi Perhatian Investor Kripto
Salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan pasar adalah keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat.
The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada Rabu pukul 18.00 UTC. Pasar memperkirakan sekitar 90% kemungkinan bank sentral AS mempertahankan suku bunga.
Karena keputusan tersebut sudah banyak diantisipasi, perhatian investor diperkirakan tertuju pada pernyataan The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya, khususnya peluang perubahan suku bunga pada Desember.
Sikap The Fed dapat memengaruhi selera risiko investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan altcoin. Karena itu, pelaku pasar cenderung menunggu kepastian sebelum mengambil posisi lebih besar.
Selain itu, laporan pasar mencatat bahwa pemegang Bitcoin dalam jumlah besar mulai menunjukkan sikap bearish untuk pertama kalinya sejak Juni. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pemulihan harga belum sepenuhnya didukung oleh keyakinan investor besar.
Zcash Naik 6,3%, Didukung Sejumlah Katalis
Zcash (ZEC) menjadi salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik dalam daftar kenaikan pasar. Harganya naik 6,3% ke US$1.304.
Kenaikan tersebut terjadi ketika Zcash merayakan ulang tahun ke-10 pada 28 Oktober. Sentimen positif juga datang dari arus dana masuk ke produk ETF Zcash milik Grayscale, yang mencatat aliran dana mingguan terkuat sejak pertengahan September.
Selain itu, Zcash dijadwalkan menjalani peningkatan jaringan berikutnya, yakni NU7, sekitar 5 November. Pembaruan tersebut direncanakan memangkas target waktu antarblok dari 75 detik menjadi 25 detik.
Aktivitas perdagangan derivatif turut menjadi faktor yang berpotensi memperbesar pergerakan harga. Open interest ZEC tercatat melampaui US$1,5 miliar, dengan posisi short yang besar pada perdagangan Selasa.
Dalam kondisi tersebut, kenaikan harga dapat memaksa sebagian trader yang bertaruh pada penurunan harga untuk menutup posisi mereka dengan membeli kembali aset. Fenomena ini dikenal sebagai short squeeze.
Namun, kenaikan yang sebagian didorong oleh penutupan posisi short juga berisiko berbalik ketika tekanan beli tersebut mulai mereda.
Dash Ikut Menguat di Tengah Minat terhadap Koin Privasi
Selain Zcash, Dash (DASH) juga mencatat kenaikan sebesar 4,35%.
Dash dikenal sebagai aset kripto yang menyediakan fitur transaksi privat opsional. Kenaikannya menunjukkan bahwa minat pasar terhadap sejumlah aset yang berkaitan dengan privasi masih terlihat di tengah pemulihan harga kripto.
Meski demikian, Dash mulai kehilangan sebagian momentumnya. Pada saat data diambil, harganya turun 0,29% dalam satu jam terakhir.
Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan harian tidak selalu berarti tekanan beli akan terus berlanjut.
Hyperliquid (HYPE) Menguat Setelah Peluncuran Kontrak Futures di AS
Token Hyperliquid (HYPE) naik 4,3% ke US$81.
Kenaikan ini terjadi pada hari yang sama ketika Crypto.com membuka akses perdagangan kontrak perpetual futures yang diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) bagi trader Amerika Serikat yang memenuhi persyaratan. HYPE termasuk dalam lima kontrak yang tersedia saat peluncuran.
Kehadiran kontrak tersebut memberikan akses perdagangan derivatif HYPE melalui platform yang diatur di AS. Namun, akses trader Amerika Serikat ke platform Hyperliquid itu sendiri tetap memiliki pembatasan.
Meski waktu peluncurannya bertepatan dengan kenaikan harga HYPE, belum dapat dipastikan seberapa besar kontribusi pengumuman tersebut terhadap penguatan token. Pergerakan pasar kripto secara keseluruhan juga dapat menjadi faktor pendukung.
MemeCore Melonjak 12,2%, PEPE dan SPX6900 Ikut Menguat
MemeCore (M) menjadi aset dengan kenaikan terbesar dalam daftar tersebut. Harganya melonjak 12,2% ke US$1,06.
Token ini dikenal memiliki volatilitas tinggi, sehingga perubahan harga harian dalam persentase besar bukan hal yang asing. Salah satu faktor yang dapat memperbesar pergerakannya adalah likuiditas yang relatif tipis.
Pada pasar dengan likuiditas rendah, transaksi yang tidak terlalu besar sekalipun dapat mendorong harga naik atau turun secara signifikan. Karena itu, kenaikan tajam pada koin berkapitalisasi lebih kecil perlu disikapi secara hati-hati.
Dua aset lain yang turut menguat adalah PEPE dan SPX6900. PEPE naik 5,7%, sedangkan SPX6900 meningkat 4,1%.
Koin meme umumnya memiliki volatilitas tinggi dan sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. Ketika Bitcoin mulai stabil, aset-aset tersebut dapat mengalami kenaikan lebih besar. Sebaliknya, pelemahan Bitcoin berpotensi memicu koreksi yang lebih dalam.
Bitcoin Cash dan NEAR Ikut Menguat
Sejumlah altcoin lain juga mencatat kenaikan, meskipun tidak memiliki katalis khusus yang jelas pada hari perdagangan tersebut.
Bitcoin Cash (BCH), aset kripto yang berfokus pada pembayaran dan merupakan hasil pemisahan jaringan Bitcoin pada 2017, naik 4,4%.
Sementara itu, NEAR Protocol (NEAR) menguat 4,6%. Kenaikan kedua aset tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pasar tidak hanya terjadi pada token yang memiliki berita khusus, meskipun faktor pendorongnya belum dapat dipastikan.
Secara keseluruhan, sebagian besar aset dalam daftar penguatan mencatat kenaikan sekitar 4% hingga 6%, kecuali MemeCore yang naik lebih dari 12%.
Pola ini lebih mencerminkan pemulihan moderat yang diperbesar oleh volatilitas altcoin tertentu daripada rotasi modal besar-besaran dari Bitcoin ke seluruh pasar altcoin.
Level US$80.000 Jadi Penentu Arah Bitcoin
Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari mendatang akan menjadi perhatian utama investor. Berdasarkan analisis teknikal yang dikutip dalam laporan sumber, level Fibonacci retracement 23,6% berada di sekitar US$80.370.
Sementara itu, rata-rata pergerakan 50 hari atau 50-day moving average berada di sekitar US$81.866 dan menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan.
Bitcoin perlu mempertahankan harga penutupan harian di atas US$80.000 agar pemulihan pasar memiliki pijakan yang lebih kuat. Jika mampu bertahan di atas level tersebut menjelang pengumuman The Fed, kenaikan altcoin berpotensi mendapatkan dukungan sentimen yang lebih baik.
Sebaliknya, jika Bitcoin kembali turun di bawah US$80.000, investor dapat menguji apakah altcoin yang sebelumnya melonjak mampu mempertahankan kenaikannya tanpa dukungan dari Bitcoin.
Level teknikal tersebut bukan jaminan arah harga, tetapi dapat membantu investor memantau perubahan momentum pasar.
Kesimpulan: Pemulihan Kripto Masih Perlu Konfirmasi
Pemulihan Bitcoin memberikan dorongan positif bagi pasar kripto, tetapi kenaikan hariannya belum cukup untuk menghapus penurunan dalam sepekan terakhir.
Zcash mendapatkan dukungan dari sejumlah katalis, termasuk arus dana ETF dan rencana peningkatan jaringan. Hyperliquid memperoleh perhatian setelah peluncuran kontrak perpetual futures di AS, sedangkan MemeCore dan sejumlah koin meme mencatat kenaikan besar di tengah volatilitas pasar.
Ke depan, keputusan The Fed, kemampuan Bitcoin bertahan di atas US$80.000, serta perkembangan sentimen investor besar akan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Bagi investor, kenaikan harga jangka pendek sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai awal tren bullish baru. Volatilitas tinggi, potensi perubahan kebijakan moneter, dan risiko likuiditas tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan investasi.
0 Comments