Bitcoin Tembus Level Support Penting, Analis Isyaratkan Penurunan Lebih Lanjut

Bitcoin Tembus Level Support Penting, Analis Isyaratkan Penurunan Lebih Lanjut

Pergerakan harga Bitcoin kini telah masuk ke wilayah bearish setelah turun menembus level low penting sebelumnya yang selama berbulan-bulan menjadi penopang reli harga. Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di level US$78.560, setelah sempat anjlok hingga US$77.082 dalam 24 jam terakhir. Menurut analis kripto XForceGlobal, penurunan ini menandai perubahan besar dalam struktur teknikal Bitcoin.

Dalam analisis Elliott Wave yang dibagikannya di platform X, XForceGlobal menyebut bahwa pergerakan harga Bitcoin saat ini telah membatalkan skenario bullish yang selama ini diandalkan banyak trader. Dengan kondisi tersebut, potensi penurunan ke level yang lebih rendah dinilai semakin besar dalam beberapa minggu hingga bulan ke depan.

Breakdown di Bawah Low Lama Mengubah Hitungan Wave Utama

XForceGlobal menjelaskan bahwa sebelumnya Bitcoin bergerak dalam struktur sideways yang kompleks, yakni kombinasi WXY, yang diperkirakan akan berakhir melalui fase distribusi, bukan penurunan tajam.

Namun, meski kubu bull sempat menyelesaikan tiga dari lima komponen struktur tersebut, kegagalan mempertahankan level low sebelumnya menjadi sinyal utama terjadinya perubahan struktur pasar. Level low yang dimaksud adalah US$82.000 pada November 2025. Bitcoin gagal bertahan di area ini setelah harga turun menembus US$80.000 dalam 24 jam terakhir.

Setelah level tersebut jebol, hitungan wave utama tidak lagi valid. Dalam perspektif Elliott Wave, terbentuknya lower low ini membuat pergerakan harga sejak all-time high (ATH) kini harus dianggap sebagai koreksi, bukan kelanjutan tren naik yang sehat. Perubahan struktur ini membuka ruang penurunan yang lebih luas dari sisi Fibonacci extension, sekaligus mengubah perhitungan target penurunan minimum dan maksimum.

Dua Skenario Bearish Mengarah ke Zona yang Sama

Dari hasil analisis tersebut, terdapat dua skenario utama lanjutan pergerakan harga Bitcoin, dan keduanya mengarah ke area penurunan yang serupa.

Skenario pertama adalah flat correction, di mana Bitcoin saat ini sedang membentuk wave C. Meski disebut sebagai opsi yang paling tidak ideal, skenario ini tetap mengindikasikan fase distribusi penuh yang membatalkan struktur bullish dan berpotensi menyeret harga Bitcoin hingga US$60.000.

Skenario kedua adalah ending diagonal skala makro yang terbentuk dalam pola WXY ke arah bawah. Skenario ini menggunakan ATH Oktober 2025 di atas US$126.000 sebagai titik pemisah untuk memperjelas struktur wave. Menariknya, proyeksi harga dari skenario ini juga mengarah ke area US$60.000.

Meski menggunakan pendekatan teknikal yang berbeda, kedua skenario sama-sama menunjukkan risiko penurunan ke level yang hampir sama dalam jangka menengah.

Dengan struktur besar yang kini telah rusak, XForceGlobal menilai lebih masuk akal untuk mengambil bias bearish di timeframe yang lebih rendah, sembari menyusun ulang hitungan wave berikutnya. Prospek ke depan menunjukkan Bitcoin berpotensi melanjutkan penurunan setidaknya hingga US$60.000, sebelum akhirnya rebound dan mencoba kembali naik ke atas US$100.000.