Bitcoin Turun ke US$81.900, Likuidasi Capai US$1,7 Miliar
Bitcoin Turun ke Level Terendah Dua Bulan di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Harga Bitcoin (BTC) turun di bawah US$82.000 pada Jumat (30 Januari), seiring pasar global yang tertekan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat.
Bitcoin sempat menyentuh level US$81.923, posisi terendah sejak 21 November 2025, sebelum kembali bergerak tipis di atas US$82.000. Penurunan hampir 7% dalam satu hari ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut dari US$1,68 triliun menjadi US$1,64 triliun hanya dalam hitungan jam.
Tekanan jual juga melanda pasar kripto secara keseluruhan. Total kapitalisasi pasar kripto turun 5,6% menjadi US$2,88 triliun.
- Ethereum (ETH) anjlok sekitar 8% ke level US$2.705, terendah dalam lebih dari dua bulan.
- XRP ikut melemah dari puncak tahunannya di US$2,40 ke sekitar US$1,73, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi US$105 miliar.
Sebagian besar altcoin berkapitalisasi besar juga mencatat penurunan 7% atau lebih.
Geopolitik dan Kebijakan The Fed Picu Volatilitas
Penurunan pasar kripto dipicu oleh kombinasi kekhawatiran geopolitik dan ekonomi global. Laporan latihan militer Iran di sekitar Selat Hormuz memicu kekhawatiran terganggunya jalur pengiriman minyak dunia. Akibatnya, harga minyak melonjak mendekati US$70 per barel, yang meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.
Selain itu, investor juga mencermati kemungkinan penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Sosok ini dipandang memiliki sikap kebijakan yang lebih ketat (hawkish), sehingga berpotensi memberi tekanan tambahan pada aset berisiko seperti kripto dan saham teknologi.
Tekanan harga yang tajam turut memicu gelombang likuidasi besar-besaran di pasar derivatif kripto. Data Coinglass menunjukkan total likuidasi mencapai US$1,7 miliar dalam 24 jam terakhir.
- Posisi long mendominasi dengan nilai US$1,59 miliar.
- Sekitar 274 ribu trader terkena likuidasi.
- Likuidasi terbesar senilai US$80,58 juta terjadi di bursa HTX.
Bitcoin mencatat likuidasi terbesar dengan US$786 juta, disusul Ethereum sebesar US$423 juta, menjadikan periode ini sebagai salah satu sesi perdagangan paling volatil di pasar kripto sepanjang tahun.
0 Comments