BRI Perluas Layanan Keuangan ke 80% Desa Lewat Agen BRILink di Alor
Kinerja Agen BRILink di wilayah pedalaman terus menunjukkan peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan nasional, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan. Salah satu contoh nyata datang dari BRILink Agen Sorwaru di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dikelola oleh Kamaludin Lahiji. Berkat konsistensi kinerja dan dampak sosial yang dihadirkan, Kamaludin berhasil meraih Juara Program Super BRILink Agen Tingkat Nasional 2025, sebuah penghargaan tertinggi bagi agen berprestasi di seluruh Indonesia.
Di tingkat daerah, Kabupaten Alor saat ini memiliki 1.238 Agen BRILink yang tersebar di 18 kecamatan, 17 kelurahan, dan 158 desa. Keberadaan agen-agen ini menjadi tulang punggung layanan keuangan masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan pegunungan. Sepanjang periode berjalan, total transaksi Agen BRILink di Alor rata-rata mencapai 227.509 transaksi per bulan dengan volume penjualan (sales volume) sebesar Rp122,56 miliar, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau.
Secara nasional, hingga Desember 2025, BRI didukung oleh sekitar 1,2 juta Agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan ini telah menjangkau 66.098 desa, atau lebih dari 80% total desa di Tanah Air, menjadikan Agen BRILink sebagai jaringan layanan keuangan terluas di Indonesia. Melalui skema kemitraan ini, Agen BRILink telah memfasilitasi lebih dari 1 miliar transaksi finansial, dengan total volume transaksi mencapai Rp1.746 triliun, sekaligus memperkuat penetrasi layanan perbankan digital di tingkat akar rumput.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi—melalui pernyataan yang diwakili oleh Dhanny—menyampaikan bahwa keberhasilan BRILink Agen Sorwaru milik Kamaludin Lahiji merupakan bukti nyata bagaimana kolaborasi antara BRI dan pelaku usaha lokal mampu menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
Menurutnya, model bisnis berbasis kemitraan yang dijalankan Agen BRILink tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga membangun ekosistem inklusi keuangan yang berdaya tahan. Dalam ekosistem ini, masyarakat desa tidak sekadar menjadi pengguna layanan perbankan, melainkan juga terlibat langsung dalam rantai nilai ekonomi digital yang mendorong perputaran ekonomi lokal.
“Kehadiran Agen BRILink tidak hanya memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan dasar, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan serta mendorong pertumbuhan UMKM di desa,” ungkap Dhanny.
BRILink Agen Sorwaru Raih Predikat Jawara Nasional
Berlokasi di wilayah pegunungan Kabupaten Alor yang memiliki tantangan geografis cukup berat, BRILink Agen Sorwaru menjadi contoh konkret perluasan layanan perbankan hingga ke daerah dengan infrastruktur terbatas. Sejak mulai beroperasi pada 2019, agen yang dikelola Kamaludin Lahiji ini secara konsisten mencatat pertumbuhan transaksi dan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi.
Pada 2025, dedikasi dan kerja keras tersebut mengantarkan Kamaludin meraih Juara Program Super BRILink Agen Tingkat Nasional, sebuah program apresiasi BRI yang menilai agen berdasarkan kinerja transaksi, kepatuhan operasional, inovasi layanan, serta dampak sosial bagi lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk apresiasi, Kamaludin berhak menerima hadiah perjalanan ibadah umrah dari BRI. Penghargaan ini melengkapi deretan apresiasi yang telah ia terima dalam beberapa tahun terakhir, antara lain emas 5 gram pada 2019, sepeda motor pada 2021, motor listrik pada 2023, perjalanan ke Jepang pada 2024, serta berbagai hadiah berupa emas dan logam mulia lainnya.
Saat ini, BRILink Agen Sorwaru mencatat rata-rata 23.278 transaksi per bulan, melayani beragam kebutuhan masyarakat mulai dari pembayaran tagihan listrik dan air, pembelian pulsa dan paket data, transfer uang, hingga layanan perbankan dasar lainnya. Kehadiran agen ini terbukti mempersingkat jarak dan waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses kantor bank.
Dengan terus berkembangnya jaringan Agen BRILink, BRI menegaskan komitmennya untuk mempercepat inklusi keuangan nasional, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
0 Comments