Demi Kelahiran Sang Buah Hati, Vicky Prasetyo Siapkan Dana Persalinan Rp50 Juta
Di tengah tudingan penelantaran yang dilayangkan oleh Fangfang, Vicky Prasetyo melalui tim kuasa hukumnya menegaskan telah mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang persalinan calon buah hatinya. Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah penyediaan dana persalinan yang disebut mencapai Rp50 juta demi memastikan proses kelahiran berjalan dengan aman dan nyaman.
Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sunan Kalijaga, menjelaskan bahwa Vicky dan Fangfang sebelumnya telah mencapai kesepakatan untuk memilih sebuah rumah sakit di Semarang sebagai tempat persalinan. Menurutnya, keputusan tersebut diambil bersama setelah mempertimbangkan fasilitas dan pelayanan yang tersedia.
“Bahkan ada percakapan di antara mereka berdua sudah disepakati bahwa akan melahirkan di rumah sakit di Semarang. Ada dua pilihan biaya administrasi rumah sakit untuk persalinan, yakni Rp25 juta dan Rp50 juta,” ujar Sunan Kalijaga saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026).
Sunan mengatakan, Vicky tanpa ragu memilih paket layanan dengan biaya yang lebih tinggi. Baginya, keselamatan ibu dan bayi menjadi prioritas utama dibandingkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan.
“Nah, Vicky menyampaikan sudah ambil saja yang Rp50 juta, yang penting anak kita lahir dengan selamat, baik dan sehat,” lanjut Sunan.
Tak hanya mengaku telah menyiapkan biaya persalinan, pihak Vicky juga menyebut kliennya selama ini rutin memberikan nafkah kepada Fangfang sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan. Bantuan tersebut, menurut Sunan, diberikan untuk memenuhi biaya makan dan kebutuhan sehari-hari selama masa kehamilan.
“Ini peruntukannya untuk uang makan sesuai dengan yang diminta oleh Fangfang. Jadi Vicky juga sebenarnya kaget kenapa dalam rumah tangga mereka komunikasinya baik, lancar, tidak ada masalah kok tiba-tiba muncul dengan press conference,” katanya.
Sunan menambahkan, selama ini komunikasi antara Vicky dan Fangfang dinilai masih berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, pihaknya mengaku terkejut ketika persoalan rumah tangga mereka mendadak menjadi konsumsi publik melalui konferensi pers yang digelar Fangfang.
Di sisi lain, kuasa hukum Vicky lainnya, Agustinus Nahak, memastikan tidak ada persoalan terkait pengakuan terhadap calon anak yang sedang dikandung Fangfang. Ia menegaskan Vicky telah mengakui bayi tersebut sebagai anak kandungnya sehingga tidak ada keraguan mengenai tanggung jawab sebagai seorang ayah.
“Tapi soal tanggung jawab karena Vicky sudah mengakui bahwa nanti ini anak saya, jadi tidak perlu harus melalui tes DNA dan lain sebagainya,” tegas Agustinus.
Menurut Agustinus, sejak awal Vicky tidak pernah menghindari tanggung jawabnya sebagai calon ayah. Ia juga menilai polemik yang berkembang seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik tanpa harus menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, melalui sambungan video, Vicky Prasetyo kembali menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan nafkah kepada Fangfang maupun calon buah hati mereka. Ia mengaku akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sesuai dengan kemampuan finansial yang dimilikinya.
“Nafkah kan sebenarnya pasti selalu akan diberikan. Ada rezeki pasti diberi untuk anak-anaknya juga semua. Cuma saya enggak ngerti tiba-tiba langsung speak up untuk angkat bicara itu, enggak paham juga,” ungkap Vicky Prasetyo.
Vicky juga berharap persoalan yang tengah dihadapi dapat diselesaikan secara baik-baik demi kepentingan anak yang akan segera lahir. Ia menegaskan bahwa keselamatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utamanya, terlepas dari polemik yang saat ini berkembang di ruang publik.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak Fangfang yang menanggapi klaim Vicky Prasetyo terkait persiapan biaya persalinan maupun pemberian nafkah selama masa kehamilan. Perbedaan keterangan dari kedua belah pihak pun masih menjadi perhatian publik, sementara proses persalinan calon buah hati mereka diperkirakan akan berlangsung dalam waktu dekat.
0 Comments