Dogecoin Berpotensi Mengalami Reli, Pola Falling Wedge Tingkatkan Optimisme Analis Crypto

Dogecoin Berpotensi Mengalami Reli, Pola Falling Wedge Tingkatkan Optimisme Analis Crypto

Dogecoin (DOGE) saat ini sedang berusaha mempertahankan level support penting di tengah munculnya sinyal bullish yang dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga dalam beberapa bulan ke depan.

Pada perdagangan Rabu, DOGE masih bergerak sideways di kisaran US$0,100 hingga US$0,105. Memecoin tersebut telah diperdagangkan di area ini selama empat hari terakhir setelah berhasil pulih dari level terendah bulanan di US$0,097 yang tercatat pada Sabtu lalu.

Analis kripto Trader Tardigrade menilai Dogecoin sedang membentuk pola “falling wedge” pada grafik harian sejak awal Mei. Pola ini dikenal sebagai salah satu sinyal bullish yang kerap muncul sebelum terjadi lonjakan harga signifikan.

Menurutnya, DOGE kini berada di dekat ujung pola tersebut sambil menguji kembali garis resistance atas, yang dapat menjadi tanda awal breakout dalam waktu dekat. Jika breakout terjadi, Dogecoin berpotensi kembali naik menuju level tertinggi pada Mei lalu.

Trader Tardigrade juga menyoroti grafik bulanan DOGE dan menyebut memecoin itu kemungkinan sedang mengulangi pola historis yang sebelumnya memicu reli besar pada 2017 dan 2021.

Ia menjelaskan bahwa Dogecoin saat ini tengah membangun zona akumulasi yang kuat, yaitu periode ketika harga bergerak konsolidasi sebelum memulai reli besar. Pola serupa disebut pernah muncul pada periode 2015-2017, 2019-2020, dan 2023-2024 yang kemudian diikuti lonjakan harga signifikan.

Meski demikian, analis lain, Ali Martinez, memperingatkan bahwa DOGE masih berisiko mengalami koreksi lebih dalam dalam jangka pendek.

Ia mencatat Dogecoin telah bergerak di kisaran US$0,088 hingga US$0,115 selama tiga bulan terakhir dan membentuk pola parallel channel. Saat reli pasar kripto pada April hingga Mei, DOGE sempat mendekati batas atas channel sebelum akhirnya mengalami penolakan dan kembali melemah.

DOGE kini turun ke area tengah channel di sekitar US$0,102, yang juga berdekatan dengan level Simple Moving Average (SMA) 50 hari, salah satu area support penting selama fase pemulihan pasar terakhir.

Menurut Martinez, jika DOGE mampu bertahan di atas level tersebut, harga berpeluang rebound menuju batas atas channel. Namun jika support gagal dipertahankan, Dogecoin berpotensi turun lebih dalam menuju area bawah channel.

Saat artikel ini ditulis, DOGE diperdagangkan di kisaran US$0,101 atau turun 2,4% dalam sepekan terakhir.