Dominasi Bitcoin Semakin Menguat, Altcoin Masih Belum Bergerak Signifikan

Dominasi Bitcoin Semakin Menguat, Altcoin Masih Belum Bergerak Signifikan

Bitcoin Semakin Dominan, Altcoin Tak Lagi Naik Bersamaan

Selama beberapa tahun terakhir, pasar kripto biasanya mengikuti pola yang sama. Ketika harga Bitcoin naik, Ethereum akan ikut menguat, lalu kenaikan menyebar ke berbagai altcoin. Namun, pola tersebut kini mulai berubah.

Pendiri CryptoQuant, Ki Young Ju, menilai perputaran dana dari Bitcoin ke altcoin yang sebelumnya memicu altcoin season kini semakin melemah. Menurutnya, era di mana altcoin ikut melonjak hanya karena Bitcoin naik kemungkinan telah berakhir.

Dalam unggahannya di platform X, Ki Young Ju mengatakan volume perdagangan altcoin dalam pasangan BTC terus menurun sejak 2021. Artinya, kenaikan Bitcoin tidak lagi memberikan dampak besar ke pergerakan aset kripto lain seperti sebelumnya.

Data on-chain juga menunjukkan tekanan jual terhadap altcoin semakin meningkat. Penjualan aset selain Bitcoin di berbagai bursa kripto dilaporkan mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, menandakan investor mulai mengurangi kepemilikan pada aset berisiko tinggi.

Di sisi lain, Bitcoin justru semakin banyak menyerap aliran dana baru, terutama dari investor institusi. Kehadiran ETF Bitcoin spot dan strategi perusahaan yang menjadikan BTC sebagai aset cadangan membuat dominasi Bitcoin semakin kuat di pasar.

Altcoin Hadapi Tekanan Lebih Besar

Altcoin kini berada dalam situasi yang lebih menantang dibanding siklus pasar sebelumnya. Jika dulu kenaikan pasar sering membuat hampir semua token ikut melonjak, saat ini kondisi tersebut mulai jarang terjadi.

Indikator Altcoin Season Index tercatat berada di level 47, masih jauh di bawah angka 75 yang biasanya menjadi sinyal dimulainya musim altcoin. Ini menunjukkan dominasi Bitcoin masih sangat besar.

Ki Young Ju bahkan memprediksi sebagian besar altcoin berpotensi tersingkir dari pasar. Menurutnya, hanya proyek dengan fundamental kuat yang bisa bertahan, seperti sektor DeFi, stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), serta proyek blockchain yang memiliki pendapatan nyata dan utilitas jelas.

Berbeda dengan siklus sebelumnya, investor kini tidak lagi hanya mengejar hype atau spekulasi. Mereka mulai lebih fokus pada proyek yang memiliki produk nyata, penggunaan jelas, serta model bisnis berkelanjutan.

Struktur Pasar Kripto Mulai Berubah

Perubahan ini terjadi karena semakin banyak modal institusi masuk ke pasar kripto melalui ETF Bitcoin, yang sebagian besar hanya berfokus pada aset utama seperti BTC.

Selain itu, jumlah altcoin yang terus bertambah membuat persaingan semakin ketat. Dana investor kini tersebar ke lebih banyak proyek sehingga tidak semua token bisa mengalami kenaikan secara bersamaan.

Situasi ini menunjukkan pasar kripto mulai memasuki fase baru, di mana faktor seperti adopsi, utilitas nyata, pendapatan proyek, dan fundamental teknologi menjadi penentu utama.

Jika tren ini berlanjut, Bitcoin diperkirakan akan terus mempertahankan dominasinya, sementara altcoin harus membuktikan nilai dan kegunaan nyata agar tetap relevan di tengah persaingan pasar yang semakin selektif.