Ethereum Naik Hampir 2%, Tapi Arus Keluar ETF Capai US$405,7 Juta

Ethereum Naik Hampir 2%, Tapi Arus Keluar ETF Capai US$405,7 Juta

Ethereum (ETH) kembali menguat dalam 24 jam terakhir seiring pemulihan pasar kripto setelah keputusan bank sentral global terkait suku bunga. Harga ETH sempat turun ke level US$2.370 pada Rabu sebelum kembali naik mendekati US$2.470.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar telah memperhitungkan keputusan suku bunga sebelumnya. Karena itu, tekanan jual setelah keputusan tersebut relatif terbatas dan Ethereum mampu kembali bergerak naik.

Harga Ethereum Pulih, tetapi ETF Masih Tertekan

Di tengah pemulihan harga, minat investor institusional terhadap Ethereum masih belum menunjukkan penguatan yang sama.

Dana yang keluar dari produk spot Ethereum ETF di Amerika Serikat mencapai total US$405,7 juta dalam tiga hari terakhir. Arus keluar tersebut membuat performa arus dana ETF Ethereum sepanjang bulan berjalan berada jauh di bawah pencapaian Agustus.

Kondisi ini menjadi perhatian karena ETF spot menjadi salah satu jalur utama bagi investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap Ethereum tanpa harus membeli dan menyimpan ETH secara langsung.

Dengan demikian, kenaikan harga Ethereum saat ini belum sepenuhnya didukung oleh peningkatan arus dana institusional.

Kebijakan Bank of Japan Ikut Jadi Perhatian

Selain kebijakan Federal Reserve, pasar juga mencermati perubahan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ).

BoJ menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%. Kenaikan tersebut menjadi yang kedua dalam tiga bulan dan membawa suku bunga Jepang ke level tertinggi dalam 31 tahun.

Langkah tersebut mencerminkan perubahan arah kebijakan moneter Jepang setelah periode panjang kebijakan ultra-longgar. Inflasi yang masih bertahan dan pelemahan yen menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan oleh pembuat kebijakan.

Perubahan kebijakan bank sentral utama dunia dapat memengaruhi likuiditas global dan selera investor terhadap aset berisiko, termasuk cryptocurrency seperti Ethereum.

Volume Perdagangan Ethereum Mulai Menunjukkan Perubahan

Di sisi teknikal, perhatian pasar mulai tertuju pada perubahan volume perdagangan Ethereum.

Data Santiment menunjukkan rata-rata volume perdagangan Ethereum selama tujuh hari mulai mendekati persilangan ke atas dengan rata-rata volume 30 hari.

Dalam beberapa kejadian sebelumnya, pola tersebut muncul menjelang kenaikan harga ETH yang cukup signifikan. Namun, pola historis tidak menjamin pergerakan yang sama akan kembali terjadi.

Karena itu, trader masih membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga sebelum menganggap perubahan volume tersebut sebagai sinyal bullish yang kuat.

Level US$2.550 Jadi Resistance Penting Ethereum

Secara teknikal, Ethereum masih menghadapi resistance penting di sekitar US$2.550.

Level tersebut menjadi batas atas pola flag yang sedang diperhatikan oleh pelaku pasar. Jika ETH mampu menembus dan bertahan di atas US$2.550, target berikutnya yang diperhatikan berada di sekitar US$3.300.

Namun, skenario tersebut masih bergantung pada kemampuan Ethereum untuk mengonfirmasi breakout.

Sebaliknya, apabila ETH kembali gagal melewati US$2.550, harga berpotensi mengalami tekanan dan menguji area US$2.400.

Tekanan terhadap Ethereum juga dapat meningkat apabila dolar AS menguat setelah perubahan suku bunga. Dalam skenario pelemahan yang lebih dalam, ETH berpotensi bergerak menuju exponential moving average (EMA) 200 hari.

Prospek Ethereum Masih Bergantung pada Arus Dana dan Breakout

Pemulihan Ethereum saat ini menghadapi dua faktor yang berlawanan. Di satu sisi, harga ETH mulai menguat dan volume perdagangan menunjukkan tanda perubahan positif. Di sisi lain, arus keluar dari ETF Ethereum masih cukup besar.

Karena itu, pergerakan di sekitar US$2.550 menjadi penting untuk diperhatikan. Penembusan level tersebut dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi struktur bullish, sementara kegagalan menembusnya berpotensi membuat Ethereum kembali menguji area support US$2.400.

Dengan pasar masih merespons kebijakan suku bunga global, pergerakan Ethereum selanjutnya kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi arus dana ETF, kekuatan dolar AS, volume perdagangan, serta kemampuan ETH mempertahankan level support dan menembus resistance utama.