Harga Solana Naik 10,82% ke US$112,64, SOL Dekati Target US$120
Harga Solana (SOL) melonjak 10,82% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai US$112,64. Kenaikan ini membawa SOL mendekati level resistance berikutnya di US$120 setelah momentum pasar kembali menguat.
Pergerakan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena sebelumnya harga Solana bergerak dalam rentang US$100 hingga US$108 sepanjang September. Kenaikan terbaru menunjukkan adanya perubahan momentum setelah SOL keluar dari fase konsolidasi tersebut.
Selain pergerakan harga, perkembangan terbaru dari tim pengembang Solana turut menjadi perhatian pasar. Meski belum ada bukti bahwa pembaruan tersebut secara langsung menjadi penyebab kenaikan harga SOL, perkembangan jaringan dapat memengaruhi sentimen investor.
Pengembang Solana Rilis Pembaruan Jaringan
Pengembang Solana membagikan pembaruan terbaru melalui akun resmi X dengan judul “Solana Changelog: September 18”.
Pembaruan tersebut membahas sejumlah peningkatan yang berkaitan dengan ekosistem dan fungsi jaringan Solana. Informasi ini muncul ketika harga SOL mulai menunjukkan pergerakan positif setelah sebelumnya berada dalam fase konsolidasi.
Kombinasi antara perkembangan fundamental jaringan dan penguatan harga menjadi perhatian investor yang sedang memantau peluang berlanjutnya kenaikan Solana.
Namun, pembaruan dari pengembang tidak secara langsung membuktikan bahwa kenaikan harga SOL terjadi karena faktor tersebut. Pergerakan pasar kripto juga dipengaruhi oleh kondisi teknikal, sentimen investor, serta aktivitas perdagangan.
Analisis Teknikal Harga SOL
Berdasarkan grafik harian TradingView, harga Solana saat ini berada jauh di atas sejumlah moving average utama.
Moving average 50 hari berada di sekitar US$83,58, sedangkan moving average 200 hari berada di US$90,75.
Posisi SOL yang berada di atas kedua indikator tersebut menunjukkan momentum harga yang masih kuat. Namun, jarak harga terhadap moving average juga semakin lebar setelah kenaikan tajam dalam waktu singkat.
Level US$112,65 menjadi resistance terdekat karena merupakan level tertinggi yang dicapai dalam pergerakan terbaru. Setelah itu, perhatian pasar tertuju pada level psikologis US$120.
Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di 66,18, lebih tinggi dibandingkan rata-rata RSI sebesar 58,31.
RSI yang masih berada di bawah level 70 menunjukkan bahwa SOL belum masuk zona overbought. Meski demikian, kenaikan RSI juga mencerminkan menguatnya momentum beli.
Level Support dan Resistance Solana
Pelaku pasar kini mengamati kemampuan SOL untuk mempertahankan breakout di atas resistance terdekat.
Jika harga mampu bertahan di atas US$112,65 dan melanjutkan kenaikan, level US$120 menjadi area yang perlu diperhatikan berikutnya.
Sebaliknya, jika harga kembali melemah, area konsolidasi sebelumnya di sekitar US$100 hingga US$108 dapat menjadi zona support.
Moving average 200 hari di sekitar US$90,75 juga menjadi level teknikal penting apabila tekanan jual meningkat.
Open Interest Solana Capai Sekitar US$6 Miliar
Selain pasar spot, aktivitas di pasar derivatif Solana juga menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi.
Data CoinGlass menunjukkan open interest (OI) derivatif Solana berada di sekitar US$6 miliar setelah meningkat selama reli harga pada Agustus.
Data likuidasi juga menunjukkan sejumlah posisi short mengalami likuidasi ketika SOL mengalami kenaikan pada Agustus maupun dalam reli terbaru.
Tingginya penggunaan leverage dapat memperbesar volatilitas harga. Jika SOL kembali naik, posisi short dengan leverage berpotensi mengalami likuidasi. Sebaliknya, penurunan tajam dapat memberikan tekanan terhadap posisi long yang menggunakan leverage.
Karena itu, aktivitas derivatif menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika menilai pergerakan harga SOL dalam jangka pendek.
Apa yang Terjadi pada Harga Solana Selanjutnya?
Level US$112,65 menjadi salah satu area penting yang dipantau pasar, sementara US$120 menjadi resistance berikutnya.
Di sisi lain, area US$100-US$108 menjadi support penting berdasarkan zona konsolidasi sebelumnya. Moving average 200 hari di US$90,75 juga menjadi acuan teknikal jangka lebih panjang.
Kondisi RSI yang meningkat tetapi belum mencapai zona overbought serta posisi SOL di atas moving average utama menunjukkan momentum harga masih kuat. Namun, hal tersebut tidak menjamin kenaikan akan terus berlanjut.
Pasar kripto tetap memiliki volatilitas tinggi. Pergerakan harga SOL selanjutnya dapat dipengaruhi oleh kondisi pasar secara keseluruhan, sentimen investor, aktivitas derivatif, perkembangan ekosistem Solana, serta berbagai katalis ekonomi dan industri kripto.
Pelaku pasar perlu memperhatikan pergerakan harga dan level support-resistance sebelum mengambil keputusan perdagangan.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi.
0 Comments