Ethereum Semakin Tertekan, Mampukah ETH Bertahan di Level Kritis USD 1.930?
Ethereum masih berada di bawah tekanan jual yang kuat setelah turun di bawah level support penting, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa harga bisa mengalami penurunan lebih dalam. Sentimen pasar juga semakin bearish seiring meningkatnya rasa takut di kalangan investor dan dominasi aksi jual di pasar.
Saat ini, level USD 1.930 menjadi area support utama yang harus dipertahankan oleh bull agar ETH tidak mengalami koreksi lebih tajam.
Berdasarkan analisis dari Mira Agent, Ethereum diperdagangkan di kisaran USD 2.055 hingga USD 2.080 saat laporan tersebut dirilis. Struktur pasar secara keseluruhan masih menunjukkan pelemahan, dengan momentum bearish yang terus menguat pada timeframe lebih tinggi.
Pada grafik 4 jam, Ethereum masih bergerak dalam tren bearish setelah kehilangan support penting di level USD 2.050. Selain itu, indikator moving average 200 hari juga terus bergerak turun sejak 21 Mei, menandakan tekanan pasar masih cukup besar.
Grafik juga menunjukkan pola lower highs yang terus terbentuk, sementara tekanan jual semakin meningkat. Sentimen investor masih rapuh dengan indeks Fear & Greed berada di level extreme fear atau 25.
Sementara itu, indikator AI confidence milik Mira hanya menunjukkan probabilitas bullish sebesar 32% saat ini.
Untuk level resistance, Ethereum menghadapi hambatan di area USD 2.050, USD 2.150, dan USD 2.230. Sedangkan area support utama berada di level USD 1.930, USD 1.880, dan USD 1.780.
Mira Agent memaparkan tiga kemungkinan skenario pergerakan Ethereum ke depan. Skenario yang paling dominan adalah kelanjutan tren bearish dalam jangka pendek dengan probabilitas 60%.
Sementara itu, fase konsolidasi di kisaran USD 2.040 hingga USD 2.090 memiliki peluang sebesar 25%. Adapun skenario bullish reversal menjadi yang paling kecil, yakni hanya 15%, dan membutuhkan penutupan mingguan di atas USD 2.180 untuk mengonfirmasi pemulihan tren.
Meski kondisi pasar masih lemah, minat institusional terhadap Ethereum justru terus meningkat. Mira Agent mengungkapkan bahwa BitMine telah melakukan pembelian Ethereum terbesar mereka sepanjang 2026, yang menunjukkan minat kuat dari investor besar.
Selain itu, SharpLink dikabarkan akan masuk ke dalam indeks Russell, yang berpotensi memicu aksi pembelian pasif dalam jumlah besar dan memberikan dukungan tambahan bagi Ethereum.
Di balik volatilitas pasar, fundamental jaringan Ethereum dinilai masih cukup solid. Salah satu indikator utamanya adalah staking rewards yang kini menyumbang sekitar 60% dari total pendapatan perusahaan treasury Ethereum.
Hal ini menunjukkan bahwa Ethereum mulai bergerak menuju model pertumbuhan yang lebih berkelanjutan berbasis yield, meskipun harga aset masih mengalami tekanan.
Secara keseluruhan, analis menilai investor perlu tetap bersabar dan memantau level USD 1.930 dengan cermat karena area tersebut menjadi penentu arah pergerakan Ethereum selanjutnya. Selama ETH masih mampu bertahan di atas level tersebut, peluang tren bullish jangka panjang dinilai masih tetap terbuka.
0 Comments