Harga Uniswap Melemah Saat Binance Menyerap Jutaan Token, Trader Waspada

Harga Uniswap Melemah Saat Binance Menyerap Jutaan Token, Trader Waspada

Uniswap (UNI) masih kesulitan untuk naik karena tekanan jual terus mendorong harganya turun. Meskipun sempat ada tanda pemulihan, tren pasar masih terlihat lemah. Data terbaru dari CryptoQuant, khususnya aktivitas di Binance, menunjukkan perubahan besar yang patut diperhatikan oleh trader.

Dalam sepekan terakhir, terjadi lonjakan besar aliran UNI ke Binance. Rata-rata netflow 7 hari mencapai +145.829 UNI — naik lebih dari 6.000% dibandingkan rata-rata sebelumnya. Ini bukan kenaikan biasa, melainkan salah satu lonjakan inflow terbesar dalam beberapa waktu terakhir, apalagi terjadi saat harga sedang turun.

Jika dilihat per hari, angkanya lebih mencolok. Pada 25 Mei, sekitar 1,8 juta UNI masuk ke Binance. Dua hari kemudian, pada 27 Mei, lebih dari 3,1 juta UNI mengalir dalam satu hari. Dalam dua hari saja, hampir 5 juta UNI masuk ke Binance saat harga turun dari atas $4,20 ke sekitar $3,10.

Lonjakan ini kemungkinan besar berasal dari investor besar (whales), bukan investor kecil. Total volume inflow naik 183%, sementara ukuran rata-rata transaksi melonjak 285%. Ini menunjukkan bahwa pemegang besar sedang memindahkan UNI ke exchange, kemungkinan untuk dijual.

Biasanya, ketika banyak token masuk ke exchange saat harga turun, itu menjadi sinyal tekanan jual. Artinya, pemegang aset lebih cenderung bersiap menjual daripada menyimpan untuk jangka panjang. Ini berbeda dengan kondisi pasar sehat, di mana aset justru dipindahkan keluar dari exchange.

Menariknya, meskipun jumlah UNI di Binance bertambah, nilai dalam dolar justru turun sekitar 4,95%. Ini berarti harga turun lebih cepat dibandingkan peningkatan jumlah token — tanda bahwa suplai lebih besar daripada permintaan.

Namun, tidak semua indikator menunjukkan hal negatif. Aktivitas jaringan tetap stabil, dengan jumlah alamat aktif naik sekitar 3%. Ini menandakan bahwa ekosistem Uniswap masih digunakan, dan tekanan jual bukan karena fundamental proyek yang melemah.

Ke depan, trader akan memantau apakah UNI yang masuk ke exchange benar-benar dijual. Jika iya, harga bisa turun lebih lanjut. Namun, jika pembeli mampu menyerap suplai dan terjadi arus keluar dari exchange, harga berpotensi stabil atau pulih.

Dari sisi teknikal, UNI saat ini diperdagangkan di sekitar $3,02 dan masih berada dalam tren turun. Grafik menunjukkan pola lower high dan lower low sejak puncak di atas $10 pada November. Beberapa upaya pemulihan gagal, sehingga penjual masih menguasai pasar.

Penolakan harga di area $4,00–$4,20 menjadi titik penting. Setelah itu, harga turun tajam dan menembus moving average utama, yang kini menjadi resistance di kisaran $3,30–$3,50.

Volume perdagangan juga meningkat saat harga turun, menandakan adanya aksi jual aktif. Level $3,00 kini menjadi support penting. Jika level ini jebol, UNI berpotensi turun lebih dalam. Untuk kembali naik, harga perlu menembus $3,50 dan bertahan di atas level tersebut.